JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Umum Wanita Persatuan Pembangunan, Arimbi Soeharto Alamsjah, menilai silaturahmi antara WPP PPP dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar menjadi langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi perempuan lintas partai menjelang Pemilu 2029.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPP PPP itu tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antarorganisasi perempuan partai politik, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dalam memperjuangkan isu-isu perempuan di tingkat nasional.
“Silaturahmi di Kantor DPP PPP hari ini. Langkah positif ini menjadi momentum untuk konsolidasi perempuan politik lintas partai,” ujar Arimbi, Kamis (4/6/2026).
Menurut Arimbi, tantangan politik ke depan membutuhkan peran perempuan yang lebih besar dan lebih solid. Karena itu, komunikasi antarorganisasi perempuan dari berbagai partai perlu terus diperkuat untuk membangun kesamaan visi dalam mendorong partisipasi perempuan di ruang publik dan politik.
Dalam pertemuan tersebut, WPP PPP dan KPPG membahas sejumlah gagasan strategis, salah satunya rencana penyelenggaraan Sarasehan Perempuan Lintas Partai Politik.
Arimbi menilai forum tersebut dapat menjadi wadah bertemunya tokoh-tokoh perempuan dari berbagai partai politik untuk bertukar gagasan, pengalaman, dan strategi dalam memperkuat representasi perempuan di Indonesia.
“Kami kira gagasan Sarasehan Perempuan Lintas Partai ini sangat baik untuk kita realisasikan bersama-sama dengan melibatkan tokoh-tokoh perempuan dari beragam latar belakang partai politik,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi perempuan lintas partai bukanlah soal kompetisi politik, melainkan upaya bersama untuk memperjuangkan kepentingan perempuan, memperkuat demokrasi, dan meningkatkan kualitas kepemimpinan perempuan di Indonesia.
Menurut Arimbi, keberhasilan perempuan dalam politik tidak hanya ditentukan oleh kekuatan partai masing-masing, tetapi juga oleh kemampuan membangun sinergi dan kerja sama dalam memperjuangkan agenda-agenda strategis yang menyentuh kepentingan masyarakat luas.
Silaturahmi dengan KPPG juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan konsolidasi perempuan PPP yang lebih besar dalam waktu dekat. WPP PPP berencana menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) untuk memperkuat soliditas kader perempuan menghadapi Pemilu 2029.
Arimbi berharap komunikasi yang telah terjalin antara WPP PPP dan KPPG dapat menjadi contoh positif bagi organisasi perempuan partai lainnya dalam membangun ruang dialog yang konstruktif.
Dengan semakin kuatnya jaringan perempuan lintas partai, ia optimistis kontribusi perempuan dalam pembangunan demokrasi dan kehidupan politik nasional akan semakin signifikan pada masa mendatang (red)

Berita terkait