JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid menilai kehadiran langsung Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI menjadi sinyal kuat optimisme pemerintah menghadapi tantangan ekonomi global.

Menurut Jazilul, atau yang akrab disapa Gus Jazil, langkah Presiden menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 menunjukkan keseriusan pemerintah menjaga arah pembangunan nasional.

“Langkah Presiden Prabowo hadir dan menyampaikan langsung KEM serta PPKF RAPBN 2027 menunjukkan perhatian dan keseriusan Presiden dalam penyusunan arah kebijakan anggaran negara,” ujar Gus Jazil, Rabu (20/5/2026).

Ia mengatakan momentum pidato Presiden yang berlangsung bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional memiliki makna simbolik untuk membangkitkan semangat bersama menghadapi tekanan ekonomi global dan ketidakpastian pasar internasional.

Dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Presiden Prabowo memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional tahun 2027, mulai dari target pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, hingga penguatan fiskal negara.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,8 hingga 6,5 persen pada 2027 sebagai tahap awal menuju target pertumbuhan 8 persen pada 2029. Selain itu, inflasi dijaga pada kisaran 1,5 sampai 3,5 persen guna mempertahankan daya beli masyarakat.

Gus Jazil menegaskan Partai Kebangkitan Bangsa mendukung berbagai target pembangunan yang telah disampaikan Presiden Prabowo, termasuk upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional dan memperkuat kesejahteraan rakyat.

“Kita semua harus mendukung target-target yang disampaikan Presiden. Para menteri dan seluruh pembantu Presiden harus bekerja keras agar kebijakan dan program yang telah dirancang benar-benar bisa diwujudkan demi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Ia juga memastikan Fraksi PKB DPR RI akan mengawal pembahasan RAPBN 2027 agar kebijakan fiskal pemerintah tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat luas serta memperkuat pemerataan pembangunan nasional 9red)