JAKARTA, BERITA SENAYAN – Hetifah Sjaifudian menegaskan pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Al-Qur’an dalam pembangunan pendidikan dan kebijakan publik di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Hetifah yang juga menjabat Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah periode 2025–2030 dalam kegiatan Workshop dan Buka Puasa Bersama bertema “Integrasi Sains dan Al-Qur’an; Dialog Iman dan Ilmu” di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara DPP Pengajian Al-Hidayah, Komisi X DPR RI, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Dalam keynote speech-nya, Hetifah menekankan bahwa perkembangan sains dan teknologi perlu berjalan seiring dengan nilai spiritualitas agar kemajuan yang dicapai tetap berlandaskan etika dan kemanusiaan.
“Integrasi antara sains dan nilai-nilai Al-Qur’an penting agar kebijakan publik dan sistem pendidikan kita tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga memiliki fondasi moral yang kuat,” ujar Hetifah.
Acara diawali dengan sambutan Ketua Dewan Penasehat DPP Pengajian Al-Hidayah, Sri Suparni Bahlil. Dalam sambutannya, ia menekankan peran perempuan dan organisasi keagamaan dalam mendukung kemajuan riset dan teknologi yang tetap berpijak pada nilai keimanan.
Workshop ini juga menghadirkan dua narasumber yang membahas integrasi sains dan agama dari berbagai perspektif. Peneliti dari Pusat Riset Kebijakan Publik Badan Riset dan Inovasi Nasional, Agus Fanar Syukri, memaparkan pendekatan kebijakan dalam pengembangan riset dan sains.
Sementara itu, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sukron Kamil, mengulas tema tersebut dari perspektif akademik dan teologi Islam.
Kegiatan diselenggarakan secara hybrid agar dapat menjangkau peserta dari berbagai daerah melalui platform Zoom Meeting. Diskusi berlangsung interaktif dengan menghubungkan perspektif ilmiah para peneliti dengan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai panduan kehidupan.
Selain workshop, acara juga dirangkaikan dengan kegiatan santunan kepada anak yatim dan piatu serta tadarus Al-Qur’an bersama.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan buka puasa bersama yang menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pengurus, anggota, dan para tamu undangan yang hadir (red)

Berita terkait