JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menegaskan bahwa terpilihnya Sari Yuliati secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957 bukan sekadar kemenangan dalam proses organisasi. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan amanah besar yang mencerminkan kepercayaan penuh seluruh kader terhadap kepemimpinan Sari Yuliati.

Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957 dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 yang berlangsung di Jakarta.

Menurut Saleh, dukungan aklamasi yang diberikan peserta Mubes menunjukkan adanya keyakinan besar bahwa Sari Yuliati mampu membawa organisasi menuju arah yang lebih maju dan relevan dengan tantangan zaman.

“Selamat dan sukses kepada Mbak Sari Yuliati atas terpilihnya secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957. Kepercayaan yang diberikan ini merupakan amanah besar untuk membawa organisasi semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Saleh, Sabtu (6/6/2026).

Ia menjelaskan, Kosgoro 1957 selama ini memiliki posisi strategis sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar sekaligus wadah kaderisasi yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa. Karena itu, kepemimpinan baru diharapkan mampu menjaga nilai-nilai perjuangan organisasi sekaligus menghadirkan inovasi yang sesuai dengan perkembangan era modern.

Menurut Saleh, tantangan yang dihadapi organisasi saat ini tidak ringan. Oleh sebab itu, diperlukan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen organisasi, memperkuat soliditas kader, dan memperluas kontribusi Kosgoro bagi masyarakat.

Ia juga berharap Kosgoro 1957 di bawah kepemimpinan Sari Yuliati dapat semakin solid dan adaptif dalam menjawab berbagai tantangan kebangsaan.

“KOSGORO harus terus menjadi wadah lahirnya kader-kader yang berintegritas, berkapasitas, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat. Organisasi ini memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi pemimpin masa depan,” katanya.

Selain itu, Saleh mengajak seluruh kader untuk mengakhiri seluruh dinamika yang terjadi selama Mubes dan kembali bersatu membangun organisasi. Menurutnya, persatuan menjadi modal utama agar Kosgoro tetap mampu memainkan peran penting dalam pembangunan bangsa.

Ia juga menekankan pentingnya memberikan ruang yang lebih luas kepada generasi muda untuk terlibat dalam kepemimpinan dan pengembangan organisasi.

“Semangat karya dan kekaryaan yang menjadi jati diri Kosgoro 1957 harus terus dijaga. Generasi muda perlu diberikan kesempatan untuk berkontribusi dan melanjutkan perjuangan organisasi,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Saleh mendoakan agar Sari Yuliati mampu menjalankan amanah dengan baik serta membawa Kosgoro 1957 menjadi organisasi yang semakin maju, berpengaruh, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat (red)