Panggah Susanto: Politik Bebas Aktif Bukan Netralitas Pasif
Senin, 02 Maret 2026, 14:05:34 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN– Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto, menegaskan bahwa politik luar negeri bebas aktif Indonesia bukanlah bentuk netralitas pasif, melainkan sikap aktif yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dalam merespons dinamika geopolitik global.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut menyatakan, politik bebas aktif memiliki fondasi kuat di dalam negeri yang bersumber dari ideologi negara.
“Jadi politik bebas aktif itu mempunyai dasar kuat ke dalam, bukan sekadar tidak ikut blok sana dan blok sini,” ujar Panggah.
Pancasila Jadi Landasan Diplomasi
Menurutnya, pemahaman mendalam dan pelaksanaan konsisten terhadap Pancasila akan menjadi kekuatan moral sekaligus strategis dalam diplomasi Indonesia di tengah rivalitas kekuatan besar dunia.
Panggah menilai, dalam konteks ketegangan global seperti konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran, sikap Indonesia yang mengedepankan kemanusiaan dan perdamaian mencerminkan implementasi nilai sila kedua dan keempat Pancasila.
“Pemahaman yang mendalam dan pelaksanaan yang konsisten dari kedua warisan itu akan membawa kekuatan ke dalam negeri, sekaligus memperkuat diplomasi Indonesia di tengah masyarakat internasional,” tegasnya.
Ia menambahkan, di tengah tekanan berbagai blok berkepentingan strategis, Indonesia harus tetap percaya diri dengan identitas ideologisnya sebagai dasar menentukan sikap di panggung global.
Berita terkait
Abdullah Minta Komnas HAM dan LPSK...
Amelia Anggraini: Konflik Israel-Iran Bisa Picu...
Konflik AS-Israel vs Iran Makin Memanas,...
Andina Narang: DPR Dorong Peran Aktif...
Heru Tjahjono Minta KBRI Siaga Lindungi...
Gus Abduh: Penembakan Pemuda Makassar Harus...
Berita Terbaru
Menutup Rangkaian Ramadhan, FOSTA FPG DPR...
Paradoks Khamenei: Imam Tertinggi Revolusi Penggemar...
