TB Hasanuddin: Konflik Israel-Iran Ancam Ekonomi Indonesia
Sabtu, 28 Februari 2026, 20:15:18 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, memperingatkan dampak serius konflik antara Israel dan Iran terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk Indonesia.
Menurut Hasanuddin, eskalasi militer yang turut melibatkan Amerika Serikat berpotensi mengguncang sektor energi dunia. Ia menyoroti posisi strategis Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak global.
“Kalau Selat Hormuz kembali ditutup atau menjadi wilayah konflik bersenjata, harga minyak dunia bisa melonjak tajam. Indonesia yang masih mengimpor minyak tentu akan terdampak langsung,” ujar Hasanuddin, Minggu (1/3/2026).
Ia menegaskan, lonjakan harga minyak berpotensi memicu inflasi dan menekan stabilitas ekonomi nasional. Kondisi ini dinilai harus diantisipasi secara serius oleh pemerintah.
Selain aspek ekonomi, Hasanuddin juga menilai serangan tersebut memperlemah kredibilitas misi perdamaian internasional, termasuk upaya meredakan ketegangan di Gaza. Ia menyebut eskalasi konflik justru menimbulkan keraguan terhadap komitmen damai para pemimpin dunia.
Lebih lanjut, ia mendesak pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas sesuai amanat konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan dan mendukung perdamaian dunia.
“Diplomasi Indonesia harus menunjukkan hasil nyata. Ini momentum bagi Indonesia untuk menegaskan posisi strategisnya dalam menjaga stabilitas kawasan dan dunia,” tegasnya (red).
Berita terkait
Abdullah Minta Komnas HAM dan LPSK...
Amelia Anggraini: Konflik Israel-Iran Bisa Picu...
Konflik AS-Israel vs Iran Makin Memanas,...
Andina Narang: DPR Dorong Peran Aktif...
Heru Tjahjono Minta KBRI Siaga Lindungi...
Gus Abduh: Penembakan Pemuda Makassar Harus...
Berita Terbaru
Menutup Rangkaian Ramadhan, FOSTA FPG DPR...
Paradoks Khamenei: Imam Tertinggi Revolusi Penggemar...
