MAKASSAR, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Andi Muawiyah Ramly, memastikan seluruh aspirasi masyarakat Sulawesi Selatan di sektor pendidikan, kebudayaan, riset, kepemudaan, olahraga, hingga statistik akan dikawal agar menjadi bagian dari kebijakan nasional. Komitmen tersebut disampaikan usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI di Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurut Andi, kunjungan kerja reses tidak hanya menjadi agenda rutin DPR, tetapi juga momentum penting untuk menyerap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung sehingga dapat diperjuangkan dalam pembahasan kebijakan di tingkat nasional.
“Kunjungan kerja ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi daerah. Semua aspirasi yang kami terima akan menjadi bahan pembahasan Komisi X DPR RI agar kebijakan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Andi Muawiyah Ramly, Jum’at (24/7).
Politisi PKB itu menegaskan, berbagai masukan yang diterima dari pemerintah daerah, tenaga pendidik, kepala sekolah, hingga masyarakat akan menjadi landasan Komisi X DPR RI dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
Ia menilai, kunjungan lapangan memberikan gambaran nyata mengenai tantangan yang masih dihadapi sektor pendidikan di Sulawesi Selatan, mulai dari kebutuhan revitalisasi bangunan sekolah, peningkatan kualitas pembelajaran, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang lahir di tingkat nasional berangkat dari kondisi riil di lapangan. Masukan dari guru, kepala sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bekal penting bagi Komisi X DPR RI dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran,” tegasnya.
Andi berharap hasil kunjungan kerja tersebut mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar berbagai program di bidang pendidikan, kebudayaan, riset, kepemudaan, dan olahraga dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
Rangkaian kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani diawali dengan pertemuan bersama Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi beserta jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi dalam pengembangan sektor pendidikan, kebudayaan, kepemudaan, olahraga, perpustakaan, riset, inovasi, dan statistik.
Komisi X DPR RI juga berdialog dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK), Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Balai Bahasa, Balai Pelestarian Cagar Budaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan, LLDIKTI Wilayah IX, perguruan tinggi, PGRI, hingga tokoh pendidikan.
Pada hari kedua, rombongan Komisi X DPR RI meninjau langsung kondisi pendidikan di Kabupaten Maros dengan mengunjungi SD Negeri 111 Inpres Polejiwa dan SMP Negeri 2 Maros untuk melihat kondisi sarana prasarana sekaligus menyerap aspirasi guru, kepala sekolah, dan pemerintah daerah (red)

Berita terkait