JAKARTA, BERITA SENAYAN – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap fakta sejarah politik yang menurutnya belum banyak diketahui kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia menyebut PKB menjadi partai yang mengusung Megawati Soekarnoputri sebagai calon Wakil Presiden pada 1999.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Indonesia masa bakti 2026–2031 di Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat, Rabu (22/7/2026).

Menurut Pramono, pencalonan Megawati sebagai Wakil Presiden pada saat itu sepenuhnya diinisiasi oleh PKB, bukan oleh PDI Perjuangan.

“Singkat cerita, alhamdulillah Ibu Mega menjadi Wakil Presiden itu yang mencalonkan adalah PKB. Seratus persen PKB. Pada waktu itu PDIP tidak mengajukan, PKB yang mengajukan,” kata Pramono.

Ia mengatakan sejarah tersebut penting untuk diingat karena menjadi salah satu bukti peran strategis PKB dalam dinamika politik nasional pasca-Reformasi.

“Kenapa saya sampaikan ini, saudara-saudari sekalian. Saya yakin di antara saudara-saudari sebagian mungkin belum tahu tentang sejarah itu,” ujarnya.

Selain mengulas sejarah, Pramono juga mengenang kedekatannya dengan Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang telah terjalin sejak masa gerakan mahasiswa 1998.

Menurutnya, perjalanan Cak Imin memimpin PKB sejak 2005 penuh tantangan. Namun, berbagai dinamika yang dihadapi justru memperkuat posisi PKB hingga mampu meningkatkan perolehan kursi di DPR RI.

Pramono menyebut saat ini PKB berhasil meraih 68 kursi di DPR RI, bahkan melampaui capaian partai tersebut pada Pemilu 1999.

“Dan sekarang ini pada puncaknya, 68 kursi. Bahkan lebih tinggi ketika tahun 1999, ketika itu 52 kursi kalau tidak salah,” tuturnya (red)