JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyoroti persoalan kartu BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang dinonaktifkan dan dinilai masih menyulitkan masyarakat kecil dalam memperoleh layanan kesehatan.
Menurut Novita, pemerintah harus segera memperbaiki kebijakan layanan kesehatan agar warga ekonomi lemah tidak terbebani birokrasi maupun persoalan administrasi saat membutuhkan pengobatan.
“Saya mendorong pemerintah untuk benar-benar memperbaiki arah kebijakannya. Pelayanan kesehatan harus menjangkau semua, tanpa hambatan birokrasi yang membebani masyarakat kecil,” ujar Novita dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).
Pernyataan itu disampaikan usai kegiatan layanan kesehatan mata gratis bagi warga Kecamatan Kampak dan Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Program tersebut merupakan inisiasi Novita bersama UPRINTIS Indonesia dengan menggandeng sejumlah mitra seperti Klinik Mata EDC, BPJS Ketenagakerjaan, BPR Jwalita, dan PT JET.
Dalam kegiatan tersebut, Novita mengaku menerima banyak keluhan masyarakat terkait akses layanan kesehatan, termasuk persoalan BPJS PBI yang tidak aktif sehingga menghambat warga mendapatkan pelayanan medis.
“Masalah kesehatan itu sama pentingnya dengan pangan. Jangan sampai program-program krusial ini tergeser oleh fokus pada satu kebutuhan saja. Dampak dari tidak diprioritaskannya layanan kesehatan bagi warga ekonomi lemah sangatlah luar biasa,” tegas legislator PDI Perjuangan itu.
Novita menilai layanan kesehatan seharusnya menjadi hak dasar seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Karena itu, ia meminta pemerintah memastikan sistem pelayanan kesehatan berjalan lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan warga kecil.
Selain menyerap aspirasi masyarakat, Novita juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program layanan kesehatan langsung bagi masyarakat di daerah pemilihannya yang meliputi Ngawi, Ponorogo, Trenggalek, dan Pacitan.
“Kami terus melangkah untuk memberikan pelayanan optimal. Kesejahteraan dan perlindungan warga adalah prioritas yang konsisten kami jalankan dari tahun ke tahun,” pungkasnya (red)

Berita terkait