JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji, mengungkap kisah kehilangan putra tercinta melalui karya buku, puisi, dan lagu yang diluncurkan di Ruang Pustaka Loka DPR RI, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Menurut Sarmuji, karya tersebut lahir dari pengalaman emosional yang mendalam dan menjadi cara dirinya mengolah duka sekaligus menemukan makna kehidupan.

“Ada satu kehilangan yang bahkan tak ada kata yang sanggup menyebutnya,” ujarnya dalam sambutan.

Ia menuturkan, kehilangan anak merupakan pengalaman yang tidak memiliki padanan kata untuk menggambarkannya, berbeda dengan istilah yatim atau janda yang telah dikenal dalam kehidupan sosial.

Pengalaman tersebut, lanjutnya, menjadi titik balik untuk merenung dan menuangkan perasaan dalam bentuk tulisan dan karya seni.

Sarmuji menjelaskan bahwa proses kreatif ini dilakukan di tengah kesibukannya sebagai legislator. Ia bahkan tetap menjalankan tugas kenegaraan di saat menghadapi masa sulit dalam hidupnya.

Menurutnya, menulis menjadi ruang refleksi sekaligus kekuatan untuk tetap bertahan dan melanjutkan kehidupan.

“Rangkaian kata ini bukan sekadar tulisan, tetapi ungkapan cinta dan doa,” jelasnya.

Karya yang diluncurkan mencakup buku, puisi, dan lagu yang seluruhnya menggambarkan perjalanan batin, mulai dari duka, harapan, hingga keikhlasan.

Melalui karya tersebut, Sarmuji mengajak masyarakat untuk memaknai hidup tidak hanya dari pencapaian, tetapi juga dari cara menghadapi cobaan.

Ia menekankan bahwa setiap peristiwa, termasuk kehilangan, memiliki makna yang dapat memperkuat nilai kehidupan seseorang.

Acara peluncuran ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, anggota DPR RI, serta berbagai kalangan yang memberikan apresiasi atas karya yang sarat nilai kemanusiaan dan spiritual tersebut (red)