Berita Senayan
Network

Putih Sari: PMI Harus Naik Kelas Tinggalkan Sektor Domestik

Redaksi
Laporan Redaksi
Jumat, 10 April 2026, 14:47:31 WIB
Putih Sari: PMI Harus Naik Kelas Tinggalkan Sektor Domestik
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) agar mampu beralih dari sektor domestik ke sektor formal yang lebih profesional dan terlindungi.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Panja Pelindungan PMI Komisi IX DPR RI bersama International Labour Organization dan sejumlah akademisi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Menurut Putih Sari, selama ini komposisi PMI masih didominasi pekerja sektor informal seperti Asisten Rumah Tangga (ART), yang cenderung memiliki tingkat kerentanan tinggi baik dari sisi perlindungan hukum maupun kesejahteraan.

“PMI kita harus naik kelas. Tidak lagi bergantung pada sektor domestik, tetapi masuk ke sektor formal yang lebih profesional dan memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pekerja migran dengan keterampilan khusus akan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan layak dengan upah yang kompetitif. Selain itu, posisi tawar mereka di negara tujuan juga akan semakin kuat.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah melakukan pembenahan dari hulu melalui penguatan pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, serta penyesuaian dengan kebutuhan pasar kerja global.

“Kita harus siapkan dari awal. Mulai dari pelatihan, sertifikasi, hingga pemetaan kebutuhan tenaga kerja di negara tujuan,” jelasnya.

Putih Sari juga menilai bahwa selama ini pendekatan penempatan PMI masih berorientasi pada jumlah, bukan kualitas. Padahal, peningkatan kualitas menjadi kunci dalam memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat internasional.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa perubahan paradigma ini penting agar PMI tidak lagi dipandang sebagai tenaga kerja murah, melainkan sebagai tenaga profesional yang memiliki kompetensi dan kontribusi signifikan.

Komisi IX DPR RI, kata dia, akan terus mendorong pemerintah untuk mengarahkan kebijakan penempatan PMI berbasis kualitas sumber daya manusia, sehingga perlindungan dan kesejahteraan pekerja migran dapat meningkat secara berkelanjutan.

“Ke depan, kita ingin PMI tidak hanya banyak, tetapi juga unggul dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya (red)