Berita Senayan
Network

Soroti Harga Telur Anjlok, Fraksi Partai Golkar Dorong Intervensi Lewat Program MBG

Redaksi
Laporan Redaksi
Rabu, 08 April 2026, 23:21:00 WIB
Soroti Harga Telur Anjlok, Fraksi Partai Golkar Dorong Intervensi Lewat Program MBG
Ketua Fraksi Partai Golkar, M.Sarmuji



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M Sarmuji, menyoroti kondisi memprihatinkan yang dialami peternak ayam petelur rakyat akibat anjloknya harga telur di tengah tingginya biaya pakan. Menurut Sarmuji, harga telur di tingkat peternak, khususnya di sentra produksi seperti Blitar, Jawa Timur, turun hingga kisaran Rp21.000–Rp22.000 per kilogram pada 7 April 2026. Kondisi ini dinilai tidak seimbang dan merugikan peternak.

“Saat ini terjadi ketidakseimbangan yang serius. Harga pakan tetap tinggi, tetapi harga telur di tingkat peternak justru turun. Kondisi ini jelas merugikan peternak dan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut,” ujarnya lewat keterangan yang diterima Berita Senayan, Rabu (08/04).

Ia menegaskan bahwa situasi ini membutuhkan langkah cepat dari pemerintah sebagai solusi jangka pendek guna menjaga keberlangsungan usaha peternak rakyat.

Sebagai upaya konkret, Sarmuji mendorong pemerintah untuk meningkatkan penggunaan telur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu hingga dua bulan ke depan. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan permintaan pasar dan menstabilkan harga telur di tingkat peternak.

“Program MBG bisa menjadi instrumen efektif untuk menyerap produksi telur peternak. Dengan peningkatan frekuensi menu telur, kita bisa membantu menyeimbangkan harga sekaligus memastikan program gizi berjalan optimal,” katanya.

Sarmuji juga mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak keluhan dari peternak di berbagai daerah, terutama dari sentra produksi seperti Blitar, yang terdampak langsung oleh kondisi tersebut.

“Keluhan dari peternak terus berdatangan. Ini menunjukkan masalahnya nyata dan dirasakan langsung oleh pelaku usaha di lapangan,” tambahnya.

Ia menilai, jika tidak segera ditangani, kondisi ini berpotensi melemahkan sektor peternakan nasional yang selama ini menjadi salah satu penopang ketahanan pangan.

Fraksi Partai Golkar DPR RI, lanjut Sarmuji, akan terus mendorong pemerintah untuk mengambil kebijakan yang responsif dan tepat sasaran guna menjaga keseimbangan harga serta melindungi keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat (red)