Berita Senayan
Network

Bahlil Lahadalia Tegaskan Harga BBM Tidak Naik

Redaksi
Laporan Redaksi
Selasa, 31 Maret 2026, 19:55:32 WIB
Bahlil Lahadalia Tegaskan Harga BBM Tidak Naik
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar,  Bahlil Lahadalia, memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi, di tengah dinamika global yang masih bergejolak.

Bahlil menegaskan bahwa harga BBM subsidi tetap dipertahankan, termasuk Pertalite dan Biosolar yang masih berada pada level harga saat ini.

“Kami menyampaikan bahwa pemerintah atas arahan Bapak Presiden dan hasil rapat, penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik ataupun turun. Artinya flat, masih pakai harga sekarang,” ujar Bahlil dalam konferensi pers daring, Selasa (31/3/2026) malam.

Ia merinci, harga Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite tetap sebesar Rp 10.000 per liter, sementara Biosolar dipatok Rp 6.800 per liter.

Selain memastikan stabilitas harga, Bahlil juga menegaskan bahwa stok energi nasional dalam kondisi aman dan berada di atas standar minimum yang ditetapkan.

“Kepada seluruh masyarakat Indonesia yang saya cintai, cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimum nasional, baik itu solar maupun bensin, termasuk dengan gas, termasuk dengan avtur, termasuk juga dengan LPG,” ucapnya.

Menurut dia, kondisi cadangan energi yang memadai tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan di tengah ketegangan geopolitik global.

“Artinya, sekalipun kita tahu semua bahwa ketegangan geopolitik yang belum kita tahu kapan selesai, kita bersyukur cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimal nasional,” tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga telah menegaskan bahwa tidak ada rencana penyesuaian harga BBM dalam waktu dekat. Keputusan tersebut diambil setelah koordinasi lintas kementerian bersama PT Pertamina (Persero) dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat.

“Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan,” ujar Prasetyo.

Dengan kepastian tersebut, pemerintah berharap masyarakat tidak terpengaruh isu kenaikan harga BBM dan tetap menjalankan aktivitas secara normal di tengah kondisi global yang dinamis (red)