Berita Senayan
Network

Puan Maharani Minta Pemerintah Kendalikan Harga Tiket Mudik Lebaran

Redaksi
Laporan Redaksi
Jumat, 13 Maret 2026, 13:08:11 WIB
Puan Maharani Minta Pemerintah Kendalikan Harga Tiket Mudik Lebaran
Ketua DPR RI, Puan Maharani. Sumber foto : dpr.go.id



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Puan Maharani, meminta pemerintah segera mengantisipasi lonjakan harga tiket transportasi menjelang arus mudik Lebaran. DPR RI juga menilai kesiapan transportasi dan keselamatan perjalanan masyarakat harus menjadi perhatian utama selama periode mudik dan arus balik.

Hal tersebut disampaikan Puan usai Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, DPR akan mendorong komisi-komisi terkait untuk segera menggelar rapat kerja dengan pemerintah serta lembaga terkait guna membahas berbagai potensi persoalan yang dapat muncul menjelang Lebaran.

“Kami akan meminta semua komisi terkait untuk memanggil atau melakukan rapat dengan pemerintah dan lembaga terkait guna mengantisipasi berbagai hal menjelang lebaran yang akan datang,” ujar Puan.

Ia menegaskan bahwa pembahasan tersebut tidak hanya menyangkut harga tiket transportasi, tetapi juga berbagai faktor lain yang berkaitan dengan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik.

“Bukan hanya transportasi atau harga tiket, tetapi juga keselamatan saat masyarakat berangkat dan ketika mereka kembali nanti harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Puan menambahkan, kesiapan infrastruktur serta layanan transportasi harus dipastikan agar perjalanan masyarakat menuju kampung halaman maupun saat arus balik dapat berlangsung aman dan lancar.

Selain itu, politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang hari raya.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga.

“Jangan sampai saat merayakan hari raya masyarakat tidak bisa menikmati momen tersebut karena harga-harga bahan pokok yang meningkat,” pungkasnya (red)