JAKARTA, BERITA SENAYAN – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) membidik satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Utara pada Pemilu 2029. Untuk mewujudkan target tersebut, partai memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan guna menghidupkan kembali kekuatan politik di daerah.

Ketua Tim Task Force DPP Hanura, Patrice Rio Capella, mengatakan Sulawesi Utara menjadi provinsi ke-23 yang dikunjungi dalam rangkaian konsolidasi nasional partai. Agenda yang dimulai di Banten pada 8 Agustus 2026 itu ditargetkan menjangkau 38 provinsi hingga akhir Oktober 2026.

“Di masa lalu, potensi Hanura di sini (Provinsi Sulut) cukup besar. Kami mulai membangkitkan kembali, menjemput yang tertinggal dan memungut yang tercecer. Seluruh kader semakin solid dan siap berkompetisi,” kata Rio dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/10/2026).

Rio mengapresiasi gerak kader Hanura di Sulawesi Utara yang terus membenahi struktur kepengurusan hingga tingkat akar rumput. Menurutnya, penguatan organisasi menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan politik pada Pemilu 2029.

Hanura Perkuat Struktur di 171 Kecamatan dan 3.700 Desa

Rio mengungkapkan, kader Hanura di Sulawesi Utara hampir menyelesaikan pembentukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di 171 kecamatan. Pada saat yang sama, proses pembentukan pengurus ranting terus berjalan di sekitar 3.700 desa dan kelurahan.

“Mereka hampir menyelesaikan pembentukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di 171 kecamatan, serta terus bekerja dalam pembentukan pengurus di tingkat ranting, di 3.700 desa/kelurahan se-Provinsi Sulawesi Utara,” ujarnya.

Menurut Rio, konsolidasi hingga tingkat bawah diperlukan agar mesin politik partai semakin solid dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas. Penguatan kepengurusan juga diharapkan menjadi fondasi bagi kader untuk membangun dukungan menjelang kontestasi legislatif mendatang.

Selain membidik satu kursi DPR RI, Hanura menargetkan tambahan kursi di DPRD Provinsi Sulawesi Utara serta DPRD kabupaten dan kota. Untuk tingkat provinsi, partai memetakan peluang memperoleh kursi di lima daerah pemilihan (dapil), di antaranya Bolaang Mongondow Raya, Kepulauan Talaud, dan Kota Manado.

Sementara itu, di tingkat kabupaten dan kota, Hanura akan menyesuaikan target perolehan kursi dengan potensi daerah pemilihan dan kekuatan kader setempat.

“Mudah-mudahan target itu bisa tercapai dengan tenaga dan kader yang dimiliki Hanura saat ini,” kata Rio.

Apriano Ade Saerang Optimistis Hanura Bangkit di Sulawesi Utara

Ketua DPD Hanura Sulawesi Utara, Apriano Ade Saerang, menyatakan kesiapan jajarannya untuk memperjuangkan target politik yang telah ditetapkan DPP. Ia menilai kehadiran Tim Task Force dari pusat memberikan tambahan semangat bagi kader untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kehadiran Tim Task Force di Provinsi Sulawesi Utara memperkuat semangat kami untuk menjadikan Provinsi Sulawesi Utara sebagai salah satu basis kekuatan Hanura,” kata Apriano.

Apriano menambahkan, pengalaman kader Hanura di Sulawesi Utara dalam menghadapi pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah menjadi modal untuk menghadapi persaingan politik berikutnya.

Menurutnya, soliditas internal, kesiapan pengurus di daerah, dan dukungan dari DPP menjadi faktor penting untuk mencapai target perolehan kursi pada Pemilu 2029.

Dengan konsolidasi yang terus berjalan, Hanura berharap dapat memperkuat basis dukungan di Sulawesi Utara sekaligus meningkatkan keterwakilan di lembaga legislatif, mulai dari DPR RI hingga DPRD kabupaten dan kota.

Meski demikian, pencapaian target tersebut akan bergantung pada kemampuan partai menjaga konsistensi kerja organisasi, memperkuat kader di daerah, dan memperoleh dukungan pemilih saat kontestasi berlangsung (red)