BANJARBARU, BERITA SENAYAN – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, meminta pengurus baru PKB di Kalimantan Selatan (Kalsel) turun langsung ke masyarakat dan memperjuangkan lima persoalan utama daerah, yakni kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kemiskinan, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta infrastruktur jalan.
Pesan tersebut disampaikan Cak Imin seusai mengukuhkan pengurus DPC dan DPAC PKB se-Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Sabtu (24/10/2026). Ia menegaskan, kepengurusan baru tidak boleh hanya berfokus pada konsolidasi organisasi, tetapi harus mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat.
“Kalsel masih banyak problematika masyarakat, seperti kebakaran hutan, kemiskinan, pendidikan yang belum berkualitas, kemudian kesehatan, juga jalan-jalan yang belum bagus,” ujar Cak Imin.
Menurutnya, persoalan tersebut harus menjadi agenda perjuangan yang nyata bagi seluruh pengurus PKB di daerah. Keberadaan partai, kata dia, perlu diukur dari kontribusi dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Cak Imin Soroti Karhutla hingga Infrastruktur Jalan
Cak Imin menilai persoalan yang dihadapi masyarakat Kalimantan Selatan membutuhkan perhatian serius dan penanganan berkelanjutan. Karhutla, misalnya, bukan hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat dan aktivitas warga di sekitar kawasan terdampak.
Di sisi lain, kemiskinan dan kualitas pendidikan menjadi tantangan yang memerlukan langkah konkret agar masyarakat memperoleh kesempatan hidup yang lebih baik. Pelayanan kesehatan juga perlu diperkuat, sedangkan persoalan infrastruktur jalan membutuhkan perhatian agar mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi tidak terhambat.
Cak Imin menekankan bahwa kader PKB yang duduk di lembaga legislatif harus mengambil peran dalam memperjuangkan kebutuhan tersebut. Aspirasi masyarakat perlu dikawal melalui DPRD dan koordinasi dengan pemerintah daerah agar dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan serta program yang tepat sasaran.
Ia berharap pengurus baru tidak hanya memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah, tetapi juga aktif mendengar keluhan warga, melakukan pendampingan, dan membantu mencari jalan keluar atas berbagai masalah yang dihadapi masyarakat Banua.
Kader PKB di Jakarta Diminta Ikut Perjuangkan Nasib Warga
Cak Imin menegaskan, perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan bukan hanya tanggung jawab pengurus di tingkat daerah. Kader PKB yang bertugas di tingkat pusat juga diminta ikut memperjuangkan kepentingan masyarakat Banua.
“Kami yang di Jakarta juga akan terus memperjuangkan nasib dan perjuangan masyarakat di Kalsel,” tambahnya.
Menurut Cak Imin, sinergi antara pengurus partai di daerah dan kader di tingkat pusat diperlukan agar aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan melalui berbagai jalur sesuai kewenangan masing-masing. Dengan koordinasi yang baik, persoalan daerah diharapkan memperoleh perhatian yang lebih luas.
Ia juga mendorong pengurus PKB memperluas pelayanan hingga ke tingkat masyarakat paling bawah. Kader diharapkan hadir bukan hanya saat kegiatan organisasi berlangsung, tetapi juga ketika warga membutuhkan bantuan, pendampingan, dan dukungan untuk menyelesaikan persoalan sehari-hari.
Melalui kepengurusan baru tersebut, Cak Imin berharap PKB Kalimantan Selatan semakin berorientasi pada kerja nyata. Konsolidasi organisasi, menurutnya, harus berjalan seiring dengan perjuangan memperbaiki kualitas pendidikan, memperkuat layanan kesehatan, mengatasi kemiskinan, membenahi infrastruktur, dan membantu penanganan karhutla.
Dengan demikian, penguatan struktur PKB di Kalimantan Selatan diharapkan tidak berhenti pada urusan internal partai, melainkan menjadi sarana untuk memperjuangkan aspirasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat (red)

Berita terkait