JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menegaskan bahwa isu desakan mundur dirinya dari posisi Sekretaris Jenderal PPP masih sebatas wacana yang beredar di media sosial.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada pembahasan resmi di internal partai terkait isu tersebut.
“Itu baru wacana di medsos, belum ada pembahasan internal di partai. Kita tunggu saja dari partai bagaimana,” ujarnya di kantor Pemprov Jateng, Rabu (22/4/2026).
Taj Yasin juga membantah tudingan bahwa dirinya tidak profesional dalam menjalankan tugas sebagai Sekjen PPP. Ia menegaskan bahwa dirinya tetap menjalankan fungsi organisasi, termasuk mengoordinasikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di berbagai daerah.
“Saya rasa kita juga sudah profesional. DPW-DPW juga kita urusin,” tegasnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa masih terdapat sejumlah persoalan internal partai yang perlu diselesaikan bersama.
Sebelumnya, desakan agar Taj Yasin mundur mencuat dalam rapat koordinasi nasional DPW PPP se-Indonesia yang digelar secara daring. Sejumlah pengurus daerah menilai kinerja Sekjen tidak sejalan dengan kepemimpinan partai.
Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki, bahkan menyoroti adanya oknum di tingkat pusat yang dinilai menghambat jalannya organisasi.
“Ini tidak wajar dalam sebuah organisasi,” ujarnya dalam keterangan sebelumnya.
Saiful juga menilai terdapat tindakan yang tidak sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai, sehingga perlu dilakukan evaluasi hingga kemungkinan pergantian posisi.
Namun demikian, Taj Yasin menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan resmi dari partai terkait isu tersebut dan meminta semua pihak menunggu proses internal yang sedang berjalan (red)

Berita terkait