JAKARTA, BERITA SENAYAN – Suahasil Nazara resmi menduduki posisi Menteri Keuangan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya memimpin Kementerian Keuangan sejak 8 September 2025.

Penunjukan Suahasil menjadi sorotan karena dirinya bukan wajah baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya sebagai Menteri Keuangan, ia telah menghabiskan sekitar tujuh tahun sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Suahasil pertama kali dipercaya menjadi Wakil Menteri Keuangan pada 25 Oktober 2019 di era Kabinet Indonesia Maju.

Ketika pemerintahan berganti, Suahasil kembali dipertahankan dalam posisi tersebut di Kabinet Merah Putih sejak Oktober 2024 hingga September 2026.

Selama berada di posisi tersebut, Suahasil mendampingi Menteri Keuangan dalam merumuskan sekaligus menjalankan berbagai kebijakan fiskal nasional.

Pengalaman panjang itu menjadi modal penting ketika kini ia mendapat mandat untuk memimpin langsung Kementerian Keuangan.

Pernah Pimpin Badan Kebijakan Fiskal

Jauh sebelum menjadi Wakil Menteri Keuangan, Suahasil juga telah memiliki pengalaman strategis dalam perumusan kebijakan fiskal.

Ia dipercaya sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) secara definitif pada 31 Oktober 2016.

Lembaga tersebut kini telah berubah menjadi Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal.

Posisi tersebut memperkuat rekam jejak Suahasil dalam bidang ekonomi makro, kebijakan fiskal, serta pengelolaan kebijakan publik.

Karier Akademik Suahasil Dimulai di UI

Sebelum masuk ke pemerintahan, Suahasil dikenal sebagai akademisi ekonomi.

Ia memulai karier sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) sejak 1999.

Kariernya di lingkungan akademik kemudian terus berkembang. Suahasil pernah menjabat Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi pada 2004–2005.

Ia juga pernah menjadi Kepala Lembaga Demografi pada 2005–2008 serta Ketua Departemen Ilmu Ekonomi pada 2009–2013.

Pada 2009, Suahasil dikukuhkan sebagai Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi.

Rekam Jejak Kebijakan Publik Cukup Panjang

Pengalaman Suahasil dalam kebijakan publik juga telah terbentuk jauh sebelum dirinya menduduki jabatan struktural di Kementerian Keuangan.

Ia pernah menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009–2011.

Suahasil kemudian dipercaya sebagai Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah pada 2009–2015.

Pada periode 2010–2015, ia juga menjadi Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.

Selain itu, Suahasil pernah menjadi anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional pada 2013–2014.

Pendidikan Ekonomi Suahasil dari UI hingga Amerika Serikat

Dari sisi pendidikan, Suahasil merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia pada 1994.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Cornell University, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Science (M.Sc.) pada 1997.

Enam tahun kemudian, Suahasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya di University of Illinois at Urbana-Champaign.

Ia meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) bidang ekonomi pada 2003.

Kini Pimpin Pengelolaan Keuangan Negara

Dengan kombinasi pengalaman akademik, kebijakan publik, serta tujuh tahun berada di jajaran pimpinan Kementerian Keuangan, Suahasil kini mendapat mandat yang lebih besar.

Sebagai Menteri Keuangan, ia akan memimpin pengelolaan keuangan negara sekaligus menjalankan berbagai kebijakan fiskal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pengalaman panjang Suahasil di bidang ekonomi dan fiskal menjadi bekal dalam menghadapi tantangan pengelolaan APBN dan kebijakan ekonomi nasional.

Pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan tersebut sekaligus menandai babak baru bagi Suahasil, dari sebelumnya mendampingi Menteri Keuangan menjadi pengambil keputusan utama di kementerian tersebut (red)