Berita Senayan
Network

Adlin Panjaitan Desak Pertamina Tindak SPBU Swasta Nakal

Redaksi
Laporan Redaksi
Senin, 03 November 2025, 19:00:11 WIB
Adlin Panjaitan Desak Pertamina Tindak SPBU Swasta Nakal
Adlin Pandjaitan



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Isu dugaan penyalahgunaan penjualan BBM jenis Pertalite kembali memicu kekhawatiran publik dan mengguncang kepercayaan terhadap tata kelola energi nasional. Situasi ini mencuat setelah munculnya konten sidak Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, di salah satu SPBU di Kota Surabaya yang viral di media sosial.

Pakar Komunikasi, Adlin Panjaitan, menilai sidak yang dilakukan Armuji sebenarnya tepat karena berada dalam wilayah teritorialnya. Namun, ia mengkritisi cara penyajian konten yang dinilai menimbulkan kesalahpahaman publik.

“Pak Wakil Wali Kota sudah benar dengan menyidak SPBU di wilayah teritorialnya. Tetapi dalam konten itu seolah-olah Pak Armuji menerima Pertalite bercampur air dari SPBU tersebut. Padahal dari CCTV Pertamina, botol berisi bensin itu ia dapatkan dari masyarakat,” ujar Adlin di Jakarta, Senin (03/11/2025).

Menurutnya, narasi yang berkembang justru berpotensi memicu konflik antara masyarakat dan pemerintah. “Ini adu domba antara masyarakat dan pemerintah. Sebagai pejabat publik seharusnya tidak bersikap seperti itu, karena itu tidak elok,” tegasnya.

Ramainya keluhan masyarakat di berbagai media sosial mengenai dugaan penurunan kualitas bahan bakar, yang bahkan disebut menyebabkan kerusakan mesin di sejumlah daerah, memperburuk citra Pertamina sebagai BUMN yang memegang mandat strategis dalam penyediaan energi nasional.

Adlin menegaskan pentingnya tindakan tegas terhadap SPBU yang terbukti melakukan manipulasi kualitas BBM, terlebih karena hal itu menyangkut “hajat hidup orang banyak” sebagaimana diatur dalam Pasal 33 Ayat (2) UUD 1945.

“Pertamina harus tindak tegas SPBU yang nakal. Jika terbukti mengubah kualitas BBM tertentu, tutup saja izin operasionalnya. Masyarakat juga harus bijak dalam bermedia sosial,” katanya.

Ia menyoroti dugaan praktik manipulasi BBM oleh SPBU swasta yang disebut terkait jaringan mafia migas di tingkat distribusi. Menurutnya, hal tersebut harus menjadi alarm bagi Pertamina untuk memperkuat pengawasan internal dan menutup potensi penyimpangan yang terus berulang di sektor energi.

“Ketika masyarakat mendapati bahan bakar yang mereka beli tidak sesuai standar mutu, kepercayaan publik bisa runtuh. Pertamina tidak boleh membiarkan hal ini menjadi preseden buruk,” pungkas Adlin (red)


Berita terkait

Demokrasi di Ambang Retak: Ketika PBNU Menjadi Cermin Krisis Politik Nasional
Demokrasi di Ambang Retak: Ketika PBNU...
28 November 2025, 00:21:14
Biaya Gerai Koperasi Merah Putih Dinilai Terlalu Tinggi
Biaya Gerai Koperasi Merah Putih Dinilai...
27 November 2025, 15:24:11
Badko HMI Jawa Timur Audiensi Dengan BKD Jatim : Dorong Sinergi, Transparansi dan Penguatan Integritas ASN
Badko HMI Jawa Timur Audiensi Dengan...
27 November 2025, 10:24:34
DR. Dhifla Nilai KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat
DR. Dhifla Nilai KUHAP Baru Perkuat...
25 November 2025, 20:00:48
Kohati Ushuluddin Gelar Bedah PDK I : Langkah Awal Eksistensi Peran Perempuan
Kohati Ushuluddin Gelar Bedah PDK I...
23 November 2025, 02:18:01