JAKARTA, BERITA SENAYAN – Komedian sekaligus politikus Narji akhirnya buka suara mengenai keputusannya bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Mantan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan kepindahannya bukan keputusan yang diambil secara tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang yang penuh pertimbangan.

Narji mengungkapkan, sebelum resmi berlabuh ke PSI, dirinya telah melewati berbagai tahapan, mulai dari berdiskusi dengan keluarga hingga beristikharah. Menurutnya, keputusan tersebut diambil demi memperluas ruang pengabdian kepada masyarakat.

“Saya ingin mengabdikan diri secara lebih luas dalam membantu masyarakat dan saya merasa visi misi PSI cocok dengan saya,” kata Narji, Rabu (8/7/2026).

Narji sebelumnya merupakan kader PKS dan sempat maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2024 dari daerah pemilihan Jawa Tengah X. Meski berasal dari partai berbasis Islam, ia menilai pilihan partai politik tidak semata ditentukan oleh ideologi, melainkan juga kesesuaian visi, misi, dan program yang ditawarkan.

“Bagi saya, sesuai dengan hati nurani dan program kemasyarakatan, itu sudah cukup,” ujarnya.

Narji menuturkan, keputusan bergabung dengan PSI tidak diambil seorang diri. Sebelum menentukan sikap politiknya, ia terlebih dahulu bermusyawarah dengan keluarga, terutama sang istri. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam menentukan langkah politik. Selain itu, ia juga mengaku terus beristikharah sebelum akhirnya mantap meninggalkan PKS.

“Alhamdulillah mereka merestui,” ucapnya.

Narji juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat dihubungi dan diajak bergabung dengan PSI. Namun, ia enggan mengungkap identitas sosok yang menghubunginya. Ia bahkan mengakui tidak hanya PSI yang mengajaknya berpindah partai. Meski demikian, Narji menegaskan keputusan tersebut bukan semata karena ajakan pihak tertentu.

Menurutnya, PSI menawarkan ruang yang lebih luas untuk menyampaikan gagasan serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Ia juga mengisyaratkan akan mendapat amanah dan tanggung jawab tertentu di partai tersebut.

“Insya Allah iya,” katanya saat ditanya mengenai kemungkinan mengemban tugas di PSI.

Narji juga membuka peluang kembali mengikuti kontestasi politik pada Pemilu 2029. Saat ditanya mengenai kemungkinan maju sebagai calon anggota legislatif maupun jabatan publik lainnya, ia menjawab singkat.

“Insya Allah,” katanya.

Ketika ditanya soal daerah pemilihan yang akan dipilih, Narji kembali memberikan jawaban diplomatis.

“Insya Allah yang terbaik,” ujarnya.

Menurut Narji, yang terpenting bukan sekadar posisi politik yang akan ditempati, melainkan bagaimana dirinya dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.

“Semakin bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Narji meminta doa dan dukungan kepada masyarakat serta para pendukungnya agar dapat menjalankan amanah di partai barunya.

“Saya mohon doa restu agar diberikan kesempatan untuk bersama-sama kita membangun bangsa dan membantu masyarakat lebih baik lagi,” tutupnya (red)