Berita Senayan
Network

DPR Setujui 67 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2026, Ini Daftarnya!

Redaksi
Laporan Redaksi
Selasa, 23 September 2025, 16:01:35 WIB
DPR Setujui 67 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2026, Ini Daftarnya!
Sidang Paripurna DPR



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui sebanyak 67 Rancangan Undang-Undang (RUU) masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2026.
Di antara RUU yang disetujui tersebut terdapat RUU Transportasi Online, RUU Pekerja Lepas, dan RUU Pemilihan Umum (Pemilu).

Persetujuan itu diambil dalam Rapat Paripurna Kelima Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/9/2025).

“Apakah laporan Badan Legislasi terhadap hasil pembahasan atas perubahan Prolegnas Tahun 2025–2029, perubahan kedua Prolegnas RUU Prioritas 2025, dan Prolegnas Prioritas Tahun 2026 dapat disetujui?” tanya Ketua DPR RI Puan Maharani saat memimpin rapat.

“Setuju,” jawab serentak para anggota dewan yang hadir di ruang paripurna.

Sebelumnya, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Bob Hasan menyampaikan laporan hasil pembahasan Prolegnas dalam rapat kerja bersama Wakil Menteri Hukum dan HAM serta Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI pada 18 September 2025.

Dari hasil pembahasan tersebut, disepakati sebanyak 67 RUU dan lima daftar RUU kumulatif terbuka masuk dalam Prolegnas Prioritas 2026.
Selain itu, terdapat 52 RUU dan lima daftar kumulatif terbuka yang masuk dalam perubahan kedua Prolegnas Prioritas 2025.

Adapun jumlah total RUU dalam perubahan Prolegnas 2025–2029 ditetapkan sebanyak 198 RUU ditambah lima daftar RUU kumulatif terbuka.

“Seluruh fraksi di DPR telah menyetujui hasil ini,” tegas Bob Hasan.

23 RUU Baru Didorong untuk Isi Kekosongan Hukum

Bob Hasan menjelaskan, terdapat 23 RUU baru yang masuk dalam perubahan kedua Prolegnas Prioritas 2025 dan Prolegnas Prioritas 2026. Beberapa di antaranya adalah RUU Perampasan Aset, RUU Transportasi Online, RUU Pekerja Lepas atau dikenal sebagai RUU Pekerja Ekonomi Gig, serta RUU Satu Data Indonesia.

“RUU baru ini diprioritaskan untuk mengisi kekosongan hukum dan menyesuaikan dengan kebutuhan hukum masyarakat. Semua tetap diselaraskan dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional serta rencana kerja pemerintah,” jelas Bob Hasan.

Lebih lanjut, Bob Hasan memaparkan empat parameter utama dalam menentukan RUU yang masuk Prolegnas Prioritas 2025 dan 2026, yakni:

  1. RUU yang sudah berada dalam tahap pembicaraan tingkat I;

  2. RUU yang sedang menunggu Surat Presiden (Surpres);

  3. RUU yang masih dalam proses harmonisasi dan pemantapan konsepsi di Baleg;

  4. RUU usulan baru yang tercantum dalam perubahan Prolegnas 2025–2029 dan memenuhi urgensi tertentu.

Dengan disetujuinya daftar Prolegnas Prioritas Tahun 2026 ini, DPR menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi legislasi dan mempercepat pembahasan berbagai undang-undang strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat

Berikut di bawah ini daftar RUU yang masuk dalam Prolegnas 2026

  1. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara
  2. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum
  3. RUU tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan
  4. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana
  5. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Indonesia
  6. RUU tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana
  7. RUU tentang Jabatan Hakim
  8. RUU tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan
  9. RUU tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan
  10. RUU tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
  11. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
  12. RUU tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
  13. RUU tentang Kawasan Industri
  14. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji
  15. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat
  16. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
  17. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  18. RUU tentang Keuangan Negara
  19. RUU tentang Energi Baru Terbarukan
  20. RUU tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban
  21. RUU tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia
  22. RUU tentang Komoditas Strategis
  23. RUU tentang Pertekstilan
  24. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
  25. RUU tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga
  26. RUU tentang Pelindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional
  27. RUU tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila
  28. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik
  29. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri
  30. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh
  31. RUU tentang Badan Usaha Milik Daerah
  32. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia
  33. RUU tentang Satu Data Indonesia
  34. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi
  35. RUU tentang Transportasi Online
  36. RUU tentang Patriot Bond atau Surat Berharga
  37. RUU tentang Daya Anagata Nusantara (Danantara)
  38. RUU tentang Pekerja Lepas atau Pekerja Platform Indonesia atau Perlindungan Pekerja Ekonomi GIG
  39. RUU tentang Pelelangan Aset
  40. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka
  41. RUU tentang Perlindungan dan Kesejahteraan Hewan
  42. RUU tentang Pengelolaan Perubahan Iklim
  43. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta
  44. RUU tentang Masyarakat Hukum Adat
  45. RUU tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  46. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan
  47. RUU tentang Komoditas Khas
  48. RUU tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak
  49. RUU tentang Bank Makanan
  50. RUU tentang Hukum Acara Perdata
  51. RUU tentang Narkotika dan Psikotropika
  52. RUU tentang Hukum Perdata Internasional
  53. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri
  54. RUU tentang Keamanan dan Ketahanan Siber
  55. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran
  56. RUU tentang Pengadaan Barang dan Jasa Publik
  57. RUU tentang Pelaksanaan Pidana Mati
  58. RUU tentang Penyesuaian Ketentuan Pidana dalam UU dan Peraturan Daerah
  59. RUU tentang Pemindahan Narapidana Antarnegara
  60. RUU tentang Jaminan Benda Bergerak
  61. RUU tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara
  62. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal
  63. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan
  64. RUU tentang Badan Usaha
  65. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat
  66. RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia
  67. RUU tentang Bahasa Daerah (red).

Berita terkait

Titiek Soeharto Soroti Peran Polri Dorong Kemandirian Pangan Nasional
Titiek Soeharto Soroti Peran Polri Dorong...
28 September 2025, 15:14:40
Baleg DPR Tetapkan 67 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2026
Baleg DPR Tetapkan 67 RUU Masuk...
18 September 2025, 19:31:57