JAKARTA, BERITA SENAYAN – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Guntur Romli, mengapresiasi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang secara khusus menyampaikan terima kasih kepada PDIP karena memilih berada di luar pemerintahan.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi pernyataan Presiden Prabowo yang secara khusus mengucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan karena memilih berada di luar pemerintahan,” kata Guntur kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).
Menurut Guntur, posisi PDIP sebagai partai di luar koalisi pemerintahan merupakan bagian dari upaya menjalankan fungsi konstitusional dalam menjaga demokrasi tetap sehat melalui mekanisme pengawasan dan penyeimbang kekuasaan.
“Tapi karena kami ingin menjalankan peran konstitusional sebagai penyeimbang, check and balances yang sehat bagi demokrasi,” ujarnya.
Ia menegaskan sikap PDIP berada di luar pemerintahan bukan berarti menolak semangat gotong royong, melainkan bentuk tanggung jawab politik untuk memastikan pemerintahan tetap berjalan sesuai prinsip demokrasi.
Guntur juga mengapresiasi sikap kenegarawanan Prabowo yang dinilai memahami pentingnya kritik dan pengawasan dari oposisi dalam sistem demokrasi.
“Kritik dan pengawasan yang konstruktif justru diperlukan agar pemerintahan berjalan dengan baik. PDI Perjuangan akan terus menjalankan peran itu dengan penuh tanggung jawab demi rakyat dan bangsa,” katanya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada PDIP dalam pidato perdana pada Rapat Paripurna DPR ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 terkait penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
“Saya paham dan saya mengerti bahwa PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah. Saya mengerti itu. Sebenarnya, saya ingin ucap terima kasih kepada PDIP,” ujar Prabowo.
Prabowo menilai keberadaan partai oposisi penting bagi demokrasi karena pemerintah membutuhkan kritik dan pengawasan agar kebijakan tetap berjalan dengan baik.
Meski demikian, Prabowo juga mengaku terkadang merasa sedih lantaran kritik yang disampaikan kader PDIP dinilai cukup keras.
“Kadang-kadang, saya malam-malam sebelum tidur, pilu hati saya. Ini anggota PDIP kadang-kadang kritiknya keras banget. Tapi, saya sadar lama-lama. Sebetulnya, mungkin ada dasarnya,” kata Prabowo (red)

Berita terkait