JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menyusun road map pencegahan dan pemberantasan korupsi yang lebih terarah dan terukur menyusul turunnya Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia 2025.
Berdasarkan laporan Transparency International Indonesia (TII), skor IPK Indonesia turun menjadi 34 dari sebelumnya 37. Indonesia kini berada di peringkat 109 dari 180 negara, merosot dibandingkan posisi 99 pada 2024.
“Skor 34 ini menjadi peringatan serius. Kita tidak bisa hanya mengandalkan penindakan, harus ada peta jalan yang jelas dengan indikator kinerja konkret,” ujar Hasbi, sapaan akrab Hasbiallah Ilyas.
Menurutnya, penurunan skor tersebut mencerminkan masih lemahnya persepsi publik terhadap komitmen pemberantasan korupsi di Indonesia. Karena itu, ia menilai perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap strategi yang selama ini dijalankan aparat penegak hukum.
Hasbi menekankan pentingnya penguatan aspek pencegahan secara sistematis, termasuk reformasi tata kelola, transparansi birokrasi, dan pengawasan internal di berbagai lembaga negara.
Selain itu, ia mendorong peningkatan edukasi dan sosialisasi antikorupsi di lingkungan pemerintahan, dunia usaha, hingga masyarakat luas. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak akan efektif tanpa dukungan kesadaran kolektif.
Sebagai mitra kerja aparat penegak hukum, Komisi III DPR RI, lanjut Hasbi, berkomitmen memperkuat fungsi pengawasan dan regulasi agar agenda pemberantasan korupsi berjalan lebih optimal dan berdampak nyata (red)

Berita terkait