Tegaskan Anggaran Pendidikan Rp757 Triliun, Purnamasidi : Fokus Kesejahteraan Guru
Kamis, 22 Januari 2026, 08:55:22 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, H. Muhamad Nur Purnamasidi, menegaskan bahwa anggaran pendidikan nasional sebesar Rp757,8 triliun harus benar-benar difokuskan untuk kepentingan pendidikan, terutama peningkatan kesejahteraan guru.
Penegasan tersebut disampaikan Nur Purnamasidi dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang membahas evaluasi kinerja Tahun Anggaran 2025 serta rencana kerja dan anggaran Tahun 2026.
Menurutnya, besarnya alokasi anggaran pendidikan belum sepenuhnya berdampak optimal bagi tenaga pendidik dan satuan pendidikan. Padahal, anggaran tersebut merupakan mandat konstitusi sebagaimana diatur dalam UUD 1945.
“Anggaran pendidikan ini besar, sekitar Rp757,8 triliun. Masalahnya bukan pada jumlah, tetapi pada fokus penggunaan. Jika benar-benar digunakan untuk pendidikan, terutama kesejahteraan guru, banyak persoalan bisa diselesaikan,” tegasnya Rabu (21/01/2026)
Nur Purnamasidi mengungkapkan, masih terdapat tiga persoalan utama yang perlu menjadi prioritas pemerintah, yakni kesejahteraan tenaga pendidik, pemerataan sarana dan prasarana pendidikan, serta peningkatan kompetensi guru agar sejalan dengan perkembangan zaman.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan data yang akurat dari pemerintah kepada DPR RI, khususnya terkait perhitungan angka ideal kesejahteraan guru dari jenjang TK hingga SMA/sederajat, serta satuan biaya ideal Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Kami membutuhkan data yang jelas dan terukur. Berapa sebenarnya angka ideal kesejahteraan guru dan berapa biaya BOS yang sesuai kebutuhan sekolah. Ini menjadi dasar penting dalam pembahasan amandemen Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional,” ujarnya.
Nur Purnamasidi menekankan bahwa keberpihakan anggaran terhadap pendidikan tidak hanya soal teknis, tetapi juga menyangkut keberanian politik untuk menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan nasional.
“Anggaran pendidikan adalah amanat konstitusi. Sudah seharusnya diprioritaskan penuh untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru di seluruh Indonesia,” pungkasnya (red)
Berita terkait
Habib Syarief: Kemendikdasmen Harus Usut Tuntas...
Kaisar Abu Hanifah: Bonus Demografi Terancam...
Usman Husin: Bantuan Kapal Nelayan Harus...
Sari Yuliati: DPR Kawal UU Haji...
Mafirion: Negara Wajib Hadir Lindungi Korban...
Gus Hilman: PTS Tertekan, Kebijakan Kampus...
Berita Terbaru
Habib Syarief: Kemendikdasmen Harus Usut Tuntas...
Kaisar Abu Hanifah: Bonus Demografi Terancam...
