Pemuda Muslimin Imbau Pemuda Refleksi Diri Sambut Tahun Baru
Rabu, 31 Desember 2025, 14:37:21 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Menjelang pergantian tahun, Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia, Muhammad Kasman, mengimbau kalangan pemuda untuk menyambut Tahun Baru dengan cara yang sederhana, bermakna, dan penuh refleksi diri.
Kasman menilai momentum pergantian tahun seharusnya dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi atas kontribusi pemuda bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Menurutnya, refleksi menjadi kunci untuk memperbaiki peran dan arah gerak pemuda ke depan.
“Momentum pergantian tahun adalah saat yang tepat untuk berefleksi, sejauh mana kita sebagai pemuda telah berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kasman di Jakarta, Rabu (31/12).
Ia menegaskan, perayaan Tahun Baru yang diisi dengan pesta berlebihan sudah tidak relevan, terlebih jika berpotensi menimbulkan dampak negatif, mengganggu ketertiban umum, serta merepotkan aparat keamanan.
Kasman juga menyoroti berbagai persoalan bangsa yang terjadi sepanjang 2025, yang menurutnya patut dijadikan bahan perenungan bersama, khususnya oleh generasi muda. Refleksi tersebut diharapkan dapat mendorong pemuda untuk berkontribusi lebih nyata pada 2026 mendatang.
Selain itu, ia mengajak pemuda untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt. sebagai fondasi moral dan spiritual dalam menjalankan peran strategisnya di tengah tantangan zaman.
Beragam persoalan sosial, seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkotika, hingga dampak negatif dari penyalahgunaan teknologi informasi, dinilai membutuhkan keterlibatan aktif pemuda dalam mencari solusi.
“Untuk mengatasi berbagai masalah sosial kepemudaan tersebut, kita tidak boleh hanya menjadi objek, melainkan harus tampil sebagai pelopor dan mengambil peran aktif secara kreatif,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Kasman menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas elemen dalam membangun kepemimpinan dan kepeloporan pemuda. Ia mendorong kerja sama produktif antara organisasi kepemudaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat luas.
“Momentum pergantian tahun seharusnya menjadi waktu yang tepat untuk menguatkan silaturahmi, menginisiasi sinergi kreatif, dan membangun kolaborasi produktif, bukan sekadar ajang hura-hura dan pesta,” pungkasnya (red)
Berita terkait
Andi Syafrani: Rakernas II LIRA Upaya...
PPKD Masalili Umumkan Calon Kades yang...
Ketua AMPG DKI Prediksi Persija Menang...
Afdhal Alattas: Provinsi Luwu Raya adalah...
Institute Sarinah: AS Lakukan Terorisme Negara...
KUHP Baru di Persimpangan Harapan dan...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
