Dinamika Munas HA IPB Warnai Kemenangan Fauzi–Anggawira
Selasa, 23 Desember 2025, 14:40:25 WIB
BOGOR, BERITA SENAYAN – Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) 2025 tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga meninggalkan catatan penting terkait dinamika organisasi. Pasangan Fauzi Amro S.Pt, M.Si–Dr. Anggawira M.M., M.H. keluar sebagai pemenang, di tengah sorotan atas sejumlah persoalan teknis dalam pelaksanaan Munas.
Berdasarkan hasil pemungutan suara yang ditetapkan di Gedung Graha Widya Wisuda (GWW) IPB Dramaga, Bogor, Senin (22/12) pukul 06.01 WIB, pasangan Fauzi–Anggawira meraih 244 suara, unggul atas pasangan Ir H. Ivan Kuntara–Agus Teguh Suryaman yang memperoleh 130 suara.
Proses pemilihan berlangsung panjang hingga dini hari dan diwarnai kritik dari sejumlah peserta. Salah satu isu yang mengemuka adalah soal penerapan aturan teknis yang dinilai tidak sepenuhnya memberikan perlakuan setara kepada seluruh pemilik suara sah.
Peserta Munas, Muhammad Sirod, mengungkapkan keberatan terkait perlakuan terhadap perwakilan daerah Papua yang dinyatakan bermasalah secara administratif akibat keterlambatan dokumen. Padahal, menurutnya, kepengurusan daerah tersebut telah dilantik secara sah oleh Ketua Umum HA IPB periode 2021–2025, dengan tantangan geografis dan keterbatasan akses internet yang seharusnya menjadi pertimbangan.
Selain itu, dari internal DPP HA IPB juga muncul sorotan atas tidak diberikannya kartu identitas akses penuh kepada Bendahara Umum DPP. Kebijakan tersebut dinilai tidak proporsional dan memunculkan spekulasi adanya keberpihakan dalam kontestasi Munas.
Meski diwarnai dinamika tersebut, mayoritas peserta tetap mengikuti proses pemungutan suara hingga selesai. Dukungan terhadap pasangan Fauzi–Anggawira justru menguat dan berujung pada kemenangan dengan selisih suara yang signifikan.
Sejumlah peserta menilai hasil akhir tetap mencerminkan kehendak forum secara kolektif. Mekanisme organisasi berjalan, hak suara digunakan secara penuh, dan keputusan Munas diterima sebagai sah.
Dengan berakhirnya Munas HA IPB 2025, organisasi alumni ini kini memasuki fase konsolidasi di bawah kepemimpinan baru. Rekonsiliasi juga terlihat usai penetapan hasil, ketika kandidat yang kalah menyalami pasangan terpilih sebagai simbol berakhirnya kontestasi dan dimulainya kerja bersama membangun HA IPB ke depan (red)
Berita terkait
Andi Syafrani: Rakernas II LIRA Upaya...
PPKD Masalili Umumkan Calon Kades yang...
Ketua AMPG DKI Prediksi Persija Menang...
Afdhal Alattas: Provinsi Luwu Raya adalah...
Institute Sarinah: AS Lakukan Terorisme Negara...
KUHP Baru di Persimpangan Harapan dan...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
