Milenials Freedom Deklarasikan Dukungan ke Abah IDI di Pilgub Jatim
Jumat, 28 November 2025, 22:43:16 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Komunitas Milenials Freedom kembali menggelar pertemuan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (28/11/2025). Dalam forum yang dihadiri sekitar 60 pemuda dari berbagai kabupaten itu, mereka membahas kriteria calon pemimpin untuk Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2029.
Ketua Dewan Pembina Milenials Freedom, Hurry Rauf, mengungkapkan bahwa sejumlah nama tokoh sempat masuk dalam diskusi. Namun, kelompok pemuda tersebut akhirnya menjatuhkan pilihan pada Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi atau yang dikenal dengan Abah IDI.
“Kami sudah sepakat mempercayakan kepada Abah IDI memimpin Jatim. Beliau menurut kami paling layak jadi gubernur,” kata Hurry kepada wartawan.
Menurut Hurry, Abah IDI dinilai memiliki pengalaman, kapasitas, dan integritas yang kuat. Prestasi yang diraih selama memimpin Kabupaten Sampang menjadi alasan utama komunitas tersebut memberikan dukungan.
“Beliau itu pemimpin kreatif, inovatif, dan transparan. Lihat saja penghargaan yang didapat, seperti opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tujuh kali berturut-turut,” ujarnya.
Selain predikat WTP, Abah IDI juga meraih penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai tokoh pembangunan, serta penghargaan Top BUMD Awards 2025.
Hurry menambahkan bahwa karakter sederhana Abah IDI membuatnya dekat dengan berbagai kalangan, mulai dari pemuda, santri, ustaz, kiai, hingga habaib. Karena itu, Hurry yakin Abah IDI akan mendapat dukungan luas jika maju sebagai calon gubernur.
“Kami dorong Abah IDI menjadi Gubernur Jawa Timur agar masyarakat memiliki pemimpin yang kreatif dan inovatif,” ucap pemuda asal Kepulauan Kangean, Sumenep, tersebut.
Ia menilai kepemimpinan yang kreatif dan inovatif akan menciptakan masa depan ekonomi Jawa Timur yang lebih cerah, dengan pembangunan yang lebih merata dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Milenials Freedom, lanjut Hurry, telah mulai melakukan konsolidasi sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sosok dan rekam jejak Abah IDI kepada masyarakat luas.
“Kami akan terus bergerak, baik di lapangan maupun di media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan TikTok. Kami ini komunitas anak muda yang kreatif,” tutup Hurry, yang juga mantan pengurus Bakornas LAPMI PB HMI (red)
Berita terkait
Demokrasi di Ambang Retak: Ketika PBNU...
Biaya Gerai Koperasi Merah Putih Dinilai...
Badko HMI Jawa Timur Audiensi Dengan...
DR. Dhifla Nilai KUHAP Baru Perkuat...
Kohati Ushuluddin Gelar Bedah PDK I...
Natal Nasional 2025 Dorong Solidaritas Indonesia...
Berita Terbaru
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
