MAKASSAR, BERITA SENAYAN – Partai Golkar menyiapkan strategi khusus menghadapi Pemilu 2029 dengan mendorong seluruh kadernya yang menjabat sebagai menteri di Kabinet Merah Putih untuk maju sebagai calon anggota legislatif (caleg). Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Sarmuji, menyebut Ketua Umum Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, juga akan didorong untuk bertarung di daerah pemilihan Papua.
Pernyataan tersebut disampaikan Sarmuji seusai memberikan materi kepemiluan dalam Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Pemenangan Pemilu yang diikuti legislator se-Indonesia Timur di Makassar, Sabtu (17/10/2026).
Menurut Sarmuji, rencana tersebut akan menjadi bagian dari materi Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar. Pengurus partai akan menyiapkan rumusan kebijakan untuk mendorong keterlibatan kader yang saat ini bertugas di pemerintahan dalam kontestasi legislatif mendatang.
“Ya semuanya nanti insyaallah akan nyaleg. Pak Hakim (Ketua OKK DPP Golkar) nanti akan menyusun materi Rapimnas, salah satu klausulnya semua menteri di Golkar harus nyaleg,” ungkap Sarmuji kepada wartawan.
Ia kemudian memastikan bahwa Bahlil juga masuk dalam rencana tersebut. Ketua umum Golkar itu disebut akan maju sebagai caleg dari Papua pada Pemilu 2029.
“Termasuk (Bahlil), nanti akan nyaleg di Papua,” ujarnya.
Dorongan tersebut menjadi bagian dari persiapan internal Golkar untuk memperkuat kekuatan politik di parlemen. Namun, keputusan pencalonan para menteri masih perlu mengikuti pembahasan internal partai dan ketentuan pencalonan yang berlaku.
Sebut Rapimnas Golkar Bahas Kewajiban Menteri Maju Caleg
Sarmuji menjelaskan, usulan agar seluruh kader Golkar yang menjabat sebagai menteri maju sebagai caleg akan dimasukkan dalam materi Rapimnas. Penyusunan materi tersebut akan dilakukan oleh jajaran organisasi partai sebelum dibahas dalam forum pimpinan.
Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari konsolidasi Golkar dalam mempersiapkan kader menghadapi Pemilu 2029. Kader yang memiliki pengalaman di pemerintahan diproyeksikan turut mengambil bagian dalam upaya memperkuat representasi partai di lembaga legislatif.
Sarmuji menyebut Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Golkar akan menyusun materi Rapimnas, termasuk klausul mengenai pencalonan para menteri dari Golkar.
Rencana tersebut menunjukkan bahwa persiapan Pemilu 2029 mulai menjadi perhatian dalam agenda konsolidasi internal partai. Meski demikian, rincian mengenai calon, daerah pemilihan, dan mekanisme pencalonan masing-masing kader tetap akan mengikuti proses internal serta aturan pemilu.
Bahlil Disebut Bakal Maju dari Papua pada Pemilu 2029
Sarmuji secara khusus menyebut Bahlil Lahadalia sebagai salah satu kader yang akan didorong maju dalam pemilihan legislatif. Bahlil disebut akan mencalonkan diri dari daerah pemilihan Papua.
Pernyataan itu disampaikan di tengah agenda konsolidasi Golkar bersama para legislator dari kawasan Indonesia Timur. Papua menjadi daerah yang disebut secara khusus dalam rencana pencalonan Ketua Umum Golkar tersebut.
Selain menyiapkan pencalonan kader, Golkar juga memasang target meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029. Sarmuji menegaskan partainya ingin memperoleh kursi lebih banyak dibandingkan hasil Pemilu 2024.
“Yang harus dipastikan adalah nambah kursi dari tahun 2024 kemarin. Karena kalau enggak, gagal dong mau sekarang,” katanya.
Golkar juga mengusulkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sekitar 5 persen untuk Pemilu 2029. Usulan tersebut menjadi bagian dari sikap partai dalam pembahasan Undang-Undang Pemilu, yang menurut Sarmuji masih berada pada tahap penyerapan masukan.
Melalui konsolidasi organisasi, penyusunan materi Rapimnas, dan persiapan pencalonan kader, Golkar berupaya mematangkan strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan sasaran memperkuat perolehan kursi di parlemen (red)

Berita terkait