JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad, meminta para atlet Indonesia tetap menjaga semangat juang dalam menghadapi persaingan Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Hingga perkembangan terbaru, Kontingen Indonesia telah mengoleksi delapan medali, terdiri atas satu perak dan tujuh perunggu. Namun, Indonesia masih menanti medali emas pertamanya.

Habib Syarief menilai capaian tersebut tetap patut diapresiasi karena merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, ofisial, dan seluruh pihak yang mendukung persiapan kontingen. Habib Syarief memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama Indonesia dalam ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

“Pertama-tama kita tentu memberikan apresiasi kepada seluruh atlet Indonesia yang telah berjuang dan memberikan kemampuan terbaiknya. Mereka sudah bekerja keras membawa nama Merah Putih di ajang Asian Games,” ujar Habib Syarief di Jakarta, dikutip Rabu (23/09).

Menurutnya, setiap medali yang diraih merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan banyak pihak. Habib Syarief mengingatkan para atlet agar tidak kehilangan motivasi karena medali emas belum berhasil diraih.

Asian Games 2026 masih berlangsung hingga 4 Oktober 2026 sehingga peluang bagi Kontingen Indonesia untuk menambah perolehan medali masih terbuka.

“Masih ada waktu. Saya mendorong seluruh atlet untuk tetap fokus, berusaha maksimal dan menjaga semangat juang. Jangan menyerah hanya karena emas belum diraih. Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” katanya.

Indonesia Targetkan Empat Medali Emas

Sebelumnya, Kontingen Indonesia menargetkan perolehan empat medali emas pada Asian Games 2026. Kontingen Merah Putih diperkuat 430 atlet yang bertanding di 35 cabang olahraga. Habib Syarief berharap target tersebut tetap menjadi motivasi bagi para atlet untuk memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingan yang masih tersisa.

Selain memberikan dukungan kepada atlet, Habib Syarief meminta pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus melakukan evaluasi dan koordinasi selama pelaksanaan Asian Games. Menurutnya, kebutuhan atlet, pelatih, dan ofisial harus dipastikan terpenuhi agar seluruh kontingen dapat berkonsentrasi menghadapi pertandingan.

“Evaluasi dan koordinasi harus terus dilakukan. Kemenpora bersama seluruh stakeholder olahraga perlu memastikan kebutuhan atlet, pelatih dan ofisial terpenuhi dengan baik, sehingga para atlet dapat berkonsentrasi menghadapi pertandingan,” ujarnya.

Habib Syarief menilai prestasi olahraga tidak hanya ditentukan ketika atlet berada di arena pertandingan. Kualitas pembinaan, kesiapan kompetisi, fasilitas, pendampingan pelatih, serta koordinasi seluruh ekosistem olahraga turut menentukan kemampuan atlet dalam mencapai prestasi.

Karena itu, dukungan kepada atlet perlu diberikan secara menyeluruh, baik sebelum maupun selama kompetisi berlangsung. Habib Syarief juga menekankan kontribusi pelatih dan ofisial dalam perjalanan Kontingen Indonesia.

Menurutnya, atlet membutuhkan dukungan teknis dan pendampingan yang memadai agar dapat menjaga fokus serta kondisi selama mengikuti rangkaian pertandingan. Koordinasi antara atlet, pelatih, ofisial, pemerintah, dan pemangku kepentingan olahraga menjadi bagian penting dari dukungan tersebut.

Masyarakat Diminta Tetap Beri Dukungan

Habib Syarief berharap masyarakat tetap memberikan dukungan moral kepada seluruh Kontingen Indonesia. Menurutnya, semangat dari masyarakat dapat menjadi dorongan bagi atlet untuk terus berjuang dalam pertandingan yang masih berlangsung.

Ia meminta capaian medali sementara tidak menjadi alasan untuk mengurangi dukungan terhadap para atlet. Habib Syarief menegaskan perjuangan Indonesia di Asian Games 2026 belum berakhir.

Selama kompetisi masih berlangsung, para atlet diharapkan tetap fokus, menjaga semangat, dan memberikan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan.

Dukungan pemerintah, pelatih, ofisial, masyarakat, serta seluruh ekosistem olahraga diharapkan terus mengiringi perjuangan Kontingen Indonesia hingga rangkaian Asian Games 2026 selesai (red)