JAKARTA, BERITA SENAYAN – Komisi VI DPR RI memfasilitasi pertemuan antara manajemen PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), PT Perkebunan Nusantara (PTPN), dan Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN SGN) bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait aspirasi pekerja, mulai dari insentif kinerja hingga percepatan harmonisasi remunerasi.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi PKB Anggia Erma Rini, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB Nasim Khan, serta Ketua SPBUN SGN Muhammad Rofiq.
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB Nasim Khan mengatakan DPR memfasilitasi dialog tersebut sebagai upaya mencari solusi atas berbagai persoalan hubungan industrial melalui musyawarah.
“Hari ini DPR RI memfasilitasi pertemuan manajemen PT SGN dan SPBUN SGN untuk menyelesaikan berbagai aspirasi pekerja. Hasil pertemuan ini patut diapresiasi karena menunjukkan persoalan hubungan industrial dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah. Namun, yang tidak kalah penting adalah memastikan seluruh kesepakatan tersebut benar-benar direalisasikan sesuai jadwal yang telah disepakati,” ujar Nasim Khan.
Dalam forum tersebut disepakati pemberian panjar insentif kinerja tahun 2026 sebesar 0,9 kali take home pay (THP) yang akan dibayarkan pada pekan pertama September 2026. Selain itu, pakaian dinas tahun 2026 akan diberikan dalam bentuk uang sebesar Rp500 ribu per stel dan dibayarkan paling lambat 31 Juli 2026.
Manajemen PT SGN dan SPBUN juga menyepakati usulan percepatan harmonisasi remunerasi yang ditargetkan mulai berlaku pada pembayaran gaji Agustus 2026.
Nasim menilai tuntutan pekerja merupakan hal yang wajar mengingat mereka telah memberikan tenaga, waktu, dan dedikasi dalam menjaga produktivitas perusahaan.
“Hubungan industrial yang sehat harus dibangun di atas prinsip keadilan dan saling menghargai. Sistem remunerasi yang adil, kepastian pemberian insentif, serta penyesuaian penghasilan yang proporsional merupakan bagian dari tata kelola perusahaan yang baik sekaligus menjadi faktor penting dalam menjaga motivasi dan produktivitas pekerja,” tegas legislator asal Jawa Timur tersebut.
Ia menambahkan, Komisi VI DPR RI akan mengawal pelaksanaan seluruh kesepakatan agar tidak berhenti pada dokumen hasil rapat, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pekerja.
“Kami akan mengawal agar seluruh kesepakatan ini dilaksanakan sesuai komitmen yang telah dibuat. Kami juga mengapresiasi itikad baik manajemen PT SGN yang telah menunjukkan komitmen untuk memenuhi aspirasi para pekerja. Yang terpenting sekarang adalah implementasi sehingga pekerja benar-benar merasakan manfaat dari hasil dialog hari ini,” pungkas Nasim Khan (red)

Berita terkait