BANGKALAN, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafiuddin Asmoro, melakukan monitoring dan peninjauan langsung pembangunan Jembatan Gantung di Desa Kleban, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Madura, Senin (27/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek infrastruktur berjalan sesuai rencana, memenuhi standar keselamatan, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Syafiuddin menegaskan, pengawasan lapangan menjadi bagian penting dari fungsi DPR RI untuk memastikan setiap pembangunan infrastruktur pemerintah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan target yang telah ditetapkan.

“Monitoring ini penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan. Kami ingin memastikan kualitas struktur, keamanan konstruksi, dan ketepatan waktu pekerjaan benar-benar menjadi perhatian utama,” ujar Syafiuddin.

Menurut legislator Daerah Pemilihan Jawa Timur XI itu, keberadaan jembatan gantung memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, terutama bagi masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi.

Dalam peninjauan tersebut, Syafiuddin mengecek progres pembangunan, kualitas pekerjaan, serta berdialog dengan pemerintah daerah, konsultan, dan kontraktor pelaksana guna memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai ketentuan.

Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian proyek, tetapi juga harus menjamin kualitas, keamanan, dan keberlanjutan manfaatnya bagi masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya mengejar target selesai. Yang lebih penting adalah kualitas, keamanan, keberlanjutan, dan manfaatnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Syafiuddin berharap pembangunan Jembatan Gantung Desa Kleban dapat diselesaikan tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sosial maupun perekonomian warga.

“Harapan kita, jembatan ini nantinya benar-benar bisa memperkuat konektivitas masyarakat dan mendukung aktivitas sosial maupun ekonomi warga,” katanya.

Ia menambahkan, Komisi V DPR RI akan terus mengawal berbagai proyek infrastruktur agar pelaksanaannya berlangsung efektif, transparan, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Infrastruktur dibangun untuk rakyat. Karena itu, kualitas dan keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkas Syafiuddin (red)