Berita Senayan
Network

Syafruddin: Politik Kehadiran Wajib, Kader PKB Harus Turun Langsung

Redaksi
Laporan Redaksi
Jumat, 10 April 2026, 15:00:12 WIB
Syafruddin: Politik Kehadiran Wajib, Kader PKB Harus Turun Langsung
Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin



SAMARINDA, BERITA SENAYAN – Anggota DPR RI Fraksi PKB sekaligus Ketua DPW PKB Kalimantan Timur, Syafruddin, menegaskan pentingnya politik kehadiran sebagai prinsip utama perjuangan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di tengah masyarakat.

Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB se-Kalimantan Timur, Syafruddin menyampaikan bahwa kader partai tidak cukup hanya hadir secara simbolik, tetapi harus benar-benar turun langsung membantu dan menyelesaikan persoalan rakyat.

“Ketika ada warga yang kesulitan, kader PKB harus hadir. Baik itu soal rumah rusak, layanan kesehatan, maupun pendidikan, semua harus diperjuangkan secara nyata,” ujar Syafruddin lewat keterangan yang diterima Berita Senayan, Jum’at (10/04).

Menurutnya, politik kehadiran menjadi pembeda utama PKB dengan partai lain, karena menempatkan kader sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat, bukan sekadar pengamat.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kedekatan dengan konstituen. Kader diminta tidak menciptakan jarak dengan masyarakat, serta tetap rendah hati dalam setiap aktivitas sosial dan politik.

“Kader PKB harus dekat dengan rakyat, tidak boleh berjarak. Kehadiran kita harus benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegasnya.

Syafruddin menambahkan, politik kehadiran harus berjalan seiring dengan politik keteladanan dan kepeloporan. Ketiganya menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap PKB.

Ia juga mengingatkan bahwa PKB lahir dari kelompok masyarakat kecil, sehingga seluruh kader wajib menjaga komitmen untuk terus berpihak kepada rakyat kecil.

“Kita berasal dari rakyat kecil. Maka kehadiran kita harus menjadi harapan bagi mereka,” pungkasnya (red).