Berita Senayan
Network

Cucun Ahmad: PKB Pamekasan Wajib Gunakan Strategi Digital Grassroots

Redaksi
Laporan Redaksi
Minggu, 05 April 2026, 22:31:02 WIB
Cucun Ahmad: PKB Pamekasan Wajib Gunakan Strategi Digital Grassroots
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun A. Syamsurijal,



PAMEKASAN, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan pentingnya penerapan strategi “Digital Grassroots” oleh DPC PKB Kabupaten Pamekasan sebagai langkah memperkuat basis politik sekaligus menjawab tantangan zaman.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Pamekasan, Minggu (5/4/2026), di hadapan ratusan kader dan delegasi partai.

“Kader kita di Pamekasan tidak boleh gagap teknologi. Justru teknologi harus kita gunakan sebagai alat perjuangan untuk membela petani, nelayan, dan kaum santri secara lebih efisien,” ujar Cucun.

Ia menjelaskan, strategi Digital Grassroots merupakan upaya mengintegrasikan pendekatan tradisional berbasis akar rumput dengan pemanfaatan platform digital untuk menyerap aspirasi masyarakat secara cepat dan akurat.

Menurut Cucun, pendekatan ini menjadi krusial agar suara masyarakat di tingkat desa dapat langsung terhubung dengan pengambil kebijakan di tingkat pusat.

“Kita ingin suara rakyat dari desa-desa di Pamekasan terdengar langsung ke pusat lewat ekosistem digital partai yang terintegrasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR RI tersebut mengungkapkan bahwa PKB di tingkat pusat telah lebih dahulu melakukan transformasi digital melalui sistem monitoring kinerja yang terintegrasi.

“Melalui sistem yang kami namai SIMPEL memang dirancang untuk menekankan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas dalam pengawasan kinerja seluruh kader PKB di berbagai tingkatan,” ungkapnya.

Selain itu, Cucun juga mengingatkan bahwa tantangan politik ke depan, khususnya Pemilu 2029, akan semakin kompleks dengan dominasi pemilih dari kalangan generasi muda yang akrab dengan teknologi.

Oleh karena itu, ia meminta DPC PKB Pamekasan untuk segera bertransformasi menjadi organisasi yang lebih adaptif, tanpa meninggalkan identitas kultural yang telah mengakar kuat.

“Kita harus mampu ‘menyapa zaman’ tanpa meninggalkan jati diri. PKB harus tetap kuat di akar rumput, tetapi juga unggul dalam inovasi,” tegasnya.

Muscab DPC PKB Pamekasan sendiri menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan program kerja strategis untuk memperkuat posisi partai dalam menghadapi kontestasi politik mendatang (red)