Berita Senayan
Network

Shadiq Pasadigoe Desak Sinergi Pusat-Daerah Tangani Jalan Rusak

Redaksi
Laporan Redaksi
Rabu, 25 Maret 2026, 21:31:45 WIB
Shadiq Pasadigoe Desak Sinergi Pusat-Daerah Tangani Jalan Rusak
Anggota DPR RI M. Shadiq Pasadigoe



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota DPR RI M. Shadiq Pasadigoe menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani kerusakan infrastruktur jalan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Hal ini disampaikan usai dirinya melakukan peninjauan langsung ke sejumlah ruas jalan pasca-Idulfitri 1447 Hijriah.

Menurut Shadiq, persoalan jalan rusak tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan koordinasi lintas sektor yang kuat agar penanganannya cepat dan tepat sasaran. Ia menilai, selama ini perbaikan yang dilakukan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Saya kembali mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mempercepat realisasi perbaikan, termasuk dalam hal dukungan anggaran dan kebijakan,” ujar Shadiq dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Dalam peninjauan tersebut, ia menemukan sejumlah ruas jalan dengan kondisi memprihatinkan, seperti berlubang, retak, hingga bergelombang, terutama di jalur Kecamatan Tanjung Emas menuju Lintau Sijunjung. Kondisi itu dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan.

Shadiq menegaskan, penanganan infrastruktur tidak boleh lagi bersifat sementara atau tambal sulam. Ia mendorong agar dilakukan perbaikan menyeluruh dan berkelanjutan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Penanganan jalan tidak cukup hanya tambal sulam, tetapi harus terencana dan berkelanjutan agar masyarakat merasa aman saat beraktivitas,” tegasnya.

Ia juga memastikan akan membawa persoalan tersebut ke tingkat fraksi di DPR RI untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme kelembagaan, sehingga percepatan perbaikan dapat segera direalisasikan.

Dengan langkah tersebut, Shadiq berharap permasalahan jalan rusak di Tanah Datar dapat segera teratasi dan tidak lagi menjadi keluhan utama masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi (red)