Berita Senayan
Network

NasDem Dorong PT 7 Persen, PKS Menolak, Sekjen PKS : 4 Persen Sudah Cukup

Redaksi
Laporan Redaksi
Rabu, 25 Februari 2026, 23:00:52 WIB
NasDem Dorong PT 7 Persen, PKS Menolak, Sekjen PKS : 4 Persen Sudah Cukup
Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Usulan Partai NasDem untuk menaikkan ambang batas parlemen (parliamentary threshold/PT) menjadi 7 persen kembali menuai respons. Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), M. Kholid, menilai angka 4 persen yang berlaku saat ini sudah tepat dan sebaiknya dipertahankan.

“Ambang batas 4 persen yang sudah diterapkan selama beberapa pemilu terakhir masih relevan. Tidak ada urgensi untuk menaikkannya,” kata Kholid kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).

Menurut Kholid, ambang batas parlemen memang diperlukan untuk menjaga stabilitas dan efektivitas kerja parlemen. Namun, kebijakan itu juga harus mempertimbangkan aspek keterwakilan suara rakyat agar tidak terlalu banyak suara pemilih yang terbuang.

“Harus ada keseimbangan antara stabilitas parlemen dengan keterwakilan partai politik. Jangan sampai terlalu banyak suara rakyat yang tidak terakomodasi karena ambang batas yang terlalu tinggi,” ujarnya.

NasDem Konsisten Usulkan 7 Persen

Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menegaskan bahwa usulan ambang batas 7 persen bukanlah sikap baru. Menurutnya, NasDem konsisten mengusulkan angka tersebut sejak Pemilu 2014 hingga Pemilu 2024.

“Sejak awal ikut pemilu, NasDem selalu mengusulkan ambang batas parlemen 7 persen,” kata Saan saat ditemui di Gedung NasDem Tower, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2025).

Ia menambahkan, usulan itu akan kembali dibawa dalam pembahasan Revisi Undang-Undang Pemilu yang direncanakan mulai digulirkan pada 2026. NasDem membuka ruang dialog dengan partai politik dan fraksi lain untuk membahas besaran ambang batas parlemen ke depan.

“Nanti kita diskusikan bersama partai-partai dan fraksi-fraksi lain agar ditemukan titik temu,” pungkas Saan (red)


Berita terkait

Eks Bupati Indramayu Nyebrang Dari PDIP ke PSI, Nina : Jokowi Merestui
Eks Bupati Indramayu Nyebrang Dari PDIP...
25 Februari 2026, 09:08:01
Pengurus 13 DPC PSI Semarang Mundur, Hanif Nafilah: Kami Kecewa Komunikasi DPP
Pengurus 13 DPC PSI Semarang Mundur,...
23 Februari 2026, 09:59:50
Euis Handayani Dasco: Santunan PIA DPR Naik Signifikan
Euis Handayani Dasco: Santunan PIA DPR...
19 Februari 2026, 20:52:10