Rano Alfath: Lindungi Keluarga Korban Tewas yang Dianiaya Polisi di Tual
Senin, 23 Februari 2026, 15:06:49 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Rano Alfath, menegaskan pentingnya perlindungan maksimal bagi keluarga korban dalam kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan pelajar MTs di Kota Tual. Ia meminta aparat memastikan tidak ada intimidasi atau tekanan selama proses hukum berjalan.
Menurut Rano, keamanan keluarga korban merupakan prasyarat utama agar pencarian keadilan dapat berlangsung tanpa rasa takut. Ia menilai, perkara yang melibatkan oknum aparat harus ditangani ekstra hati-hati untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus melindungi hak-hak korban.
“Keluarga korban harus dijamin keamanannya. Jangan sampai ada tekanan yang membuat mereka ragu menuntut keadilan,” tegasnya, Senin (23/2/2026).
Angle yang disorot Rano adalah pencegahan intimidasi dan perlindungan saksi/korban. Ia meminta penyidik membuka kanal pengaduan bagi keluarga korban jika muncul tekanan dari pihak mana pun. Menurutnya, negara wajib hadir memastikan rasa aman, khususnya ketika kasus menyangkut anak di bawah umur.
Rano juga mengingatkan aparat penegak hukum agar menjalankan proses penyidikan secara terbuka dan profesional. Ia meminta seluruh tahapan penanganan perkara dapat diakses informasinya oleh publik secara proporsional untuk mencegah spekulasi dan kecurigaan. Transparansi, kata dia, akan memperkuat legitimasi penegakan hukum.
Kasus dugaan penganiayaan terjadi di sekitar Kampus Uningrat, Kota Tual, dengan tersangka oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS dari Kompi 1 Batalion Pelopor Polda Maluku. Polres Tual telah menetapkan Bripda MS sebagai tersangka setelah gelar perkara dan pemeriksaan saksi.
Sebagai fungsi pengawasan, Komisi III DPR RI memastikan akan memantau perkembangan kasus hingga proses peradilan. Rano menegaskan pengawasan ini bertujuan memastikan tidak ada intervensi dan intimidasi, serta hak-hak keluarga korban benar-benar terlindungi sepanjang proses hukum berlangsung (red)
Berita terkait
Dorong Sinergi Program 3 Juta Rumah,...
Amelia Anggraini: TNI ke Gaza Harus...
Sikapi Tewasnya Pelajar di Tual, Hetifah...
Ahmad Sahroni: Negara Wajib Lindungi Anak...
Habib Syarief: Alumni LPDP Wajib Taat...
Ahmad Muzani: PT 7 Persen Ancaman...
Berita Terbaru
Miftahul Arifin: PT 7 Persen Bisa...
Dorong Sinergi Program 3 Juta Rumah,...
