Misbakhun: APBN 2026 Fokus Atasi Ketimpangan dan Kemiskinan
Kamis, 29 Januari 2026, 17:55:40 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Komisi XI DPR RI M. Misbakhun menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diarahkan untuk mengatasi ketimpangan kesejahteraan dan mempercepat pengentasan kemiskinan, seiring upaya menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
Hal tersebut disampaikan Misbakhun dalam Dialog Publik yang digelar Forum Staf Anggota (FOSTA) Fraksi Partai Golkar DPR RI. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang dicapai negara harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“APBN harus hadir untuk memastikan pertumbuhan ekonomi berujung pada kesejahteraan rakyat, terutama dalam mengurangi ketimpangan dan kemiskinan,” ujar Misbakhun.
Ia menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan tiga strategi utama dalam pengentasan kemiskinan, yakni penyediaan kebutuhan pokok, penguatan sistem jaminan sosial, serta pengembangan budaya usaha. Strategi tersebut diterjemahkan ke dalam berbagai program perlindungan dan pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah program yang terus diperkuat antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Program Indonesia Pintar (PIP), Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga penyediaan perumahan rakyat layak huni.
Misbakhun menilai, keberlanjutan program-program tersebut menjadi bukti bahwa APBN tidak semata berfungsi sebagai instrumen fiskal, tetapi juga alat negara untuk memastikan keadilan sosial sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga pertumbuhan ekonomi yang stabil. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan akan meningkatkan kapasitas produksi, memperluas lapangan kerja, serta menaikkan pendapatan per kapita masyarakat.
“Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil, pengangguran bisa ditekan dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Inilah tujuan utama dari pengelolaan APBN,” tegasnya.
Ia berharap, APBN 2026 dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat (red)
Berita terkait
Habib Syarief: Kemendikdasmen Harus Usut Tuntas...
Kaisar Abu Hanifah: Bonus Demografi Terancam...
Usman Husin: Bantuan Kapal Nelayan Harus...
Sari Yuliati: DPR Kawal UU Haji...
Mafirion: Negara Wajib Hadir Lindungi Korban...
Gus Hilman: PTS Tertekan, Kebijakan Kampus...
Berita Terbaru
Habib Syarief: Kemendikdasmen Harus Usut Tuntas...
Kaisar Abu Hanifah: Bonus Demografi Terancam...
