Charles Honoris Nilai Digitalisasi Kunci Transparansi Program Makan Gratis
Jumat, 23 Januari 2026, 19:05:02 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menilai digitalisasi pengawasan menjadi kunci utama dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurut Charles, tanpa sistem digital yang melibatkan partisipasi publik, program strategis dengan anggaran besar berisiko mengalami persoalan kualitas dan distribusi di lapangan.
“Program sebesar ini harus diawasi secara terbuka. Digitalisasi memungkinkan negara mengetahui kondisi riil di lapangan secara cepat dan objektif,” ujar Charles dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) tersebut mendorong BGN untuk membangun sistem pelaporan publik berbasis web dan aplikasi mobile, agar masyarakat dapat melaporkan langsung temuan terkait kualitas makanan maupun distribusi MBG.
Ia menegaskan, anggaran digitalisasi yang mencapai lebih dari Rp 3 triliun seharusnya dimanfaatkan maksimal untuk membangun sistem pengawasan modern yang responsif terhadap keluhan masyarakat.
Charles juga menyoroti pentingnya transparansi sebagai instrumen evaluasi berkelanjutan. Dengan data laporan publik yang terdokumentasi secara digital, pemerintah dapat melakukan perbaikan kebijakan secara cepat dan terukur.
“Keberhasilan MBG bukan hanya soal angka penerima manfaat, tetapi sejauh mana program ini benar-benar meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Charles menyebut sistem digital akan mendorong peningkatan kualitas layanan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pengawasan terbuka, menurutnya, akan menciptakan tekanan positif agar penyedia makanan mematuhi standar yang telah ditetapkan.
“Dengan pengawasan publik yang transparan, SPPG akan terdorong menjaga mutu karena ada kontrol langsung dari masyarakat,” pungkas Charles (red)
Berita terkait
Sari Yuliati: DPR Kawal UU Haji...
Mafirion: Negara Wajib Hadir Lindungi Korban...
Gus Hilman: PTS Tertekan, Kebijakan Kampus...
Gus Abduh: Tokoh Agama Tak Boleh...
Asep Romy Romaya Desak Larangan Whip...
Kebocoran Gas di Cilegon, Ratna Juwita...
Berita Terbaru
Penerimaan Road Map: Kekalahan atau Kenegarawanan?...
Hasto Kristiyanto: Program Makan Gratis Harus...
