Iman Sukri Dorong Efisiensi BPKH Agar Biaya Haji Murah
Selasa, 20 Januari 2026, 13:28:06 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi PKB, Iman Sukri, mendorong Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk lebih agresif melakukan efisiensi pengelolaan dana haji demi menekan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BIPIH). Menurutnya, pengelolaan dana yang tepat akan berdampak langsung pada keterjangkauan biaya bagi jemaah.
“Bagaimana caranya ongkos biaya haji tidak naik, bahkan kalau bisa lebih murah. Harapan kami masyarakat semakin mudah menunaikan ibadah haji,” ujar Iman di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Iman menegaskan dana haji merupakan dana titipan umat yang harus dikelola secara profesional dan penuh kehati-hatian. Ia mengingatkan dana tersebut bukan bagian dari APBN, sehingga seluruh manfaat pengelolaannya wajib dikembalikan sepenuhnya untuk kepentingan jemaah haji.
“Dana jemaah haji harus kembali 100 persen untuk jemaah. Ini dana umat, bukan APBN,” tegasnya.
Menurut Iman, keberadaan BPKH sebagai lembaga khusus sudah tepat karena menjamin pemisahan dana haji dari keuangan negara. Dengan sistem tersebut, pengelolaan dana diharapkan lebih fokus, transparan, dan terhindar dari potensi penyalahgunaan.
Ia menilai efisiensi dapat ditempuh melalui perencanaan jangka panjang, termasuk dalam pengadaan layanan haji di Arab Saudi. Salah satu contoh konkret adalah pemesanan akomodasi jauh hari sebelum musim haji.
“Jika hotel dipesan satu atau dua tahun sebelumnya, biayanya tentu jauh lebih murah dibanding pemesanan mendadak. Ini strategi efisiensi yang harus dimaksimalkan,” jelas legislator PKB tersebut.
Selain menekan biaya, Iman menyebut pengelolaan dana yang akuntabel juga akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan haji. Mulai dari akomodasi, transportasi, hingga layanan kesehatan jemaah dapat ditingkatkan tanpa harus membebani calon haji dengan biaya tinggi.
Ia berharap BPKH terus memperkuat tata kelola yang transparan dan bebas korupsi agar kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan haji semakin meningkat.
“Pengelolaan yang bersih dan profesional akan membuat jemaah merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah, sekaligus memastikan keberkahan dana umat benar-benar dirasakan,” pungkas Iman (red)
Berita terkait
Singgih Januratmoko: Tidak Boleh Ada Standar...
Nurdin Halid: Impor Kendaraan Niaga Wajib...
Hetifah Sjaifudian : Standar Gaji Guru...
Beniyanto Tamoreka: Tata Kelola Nikel Morowali...
Said Abdullah: DPR Bahas UU KPK...
Puan Maharani: DPR Minta Kewenangan MKMK...
Berita Terbaru
Singgih Januratmoko: Tidak Boleh Ada Standar...
Nurdin Halid: Impor Kendaraan Niaga Wajib...
