Arzeti Bilbina: Riset Kesehatan Harus Kurangi Ketergantungan Impor
Selasa, 20 Januari 2026, 18:02:10 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina menekankan pentingnya peningkatan anggaran riset nasional diarahkan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk dan teknologi kesehatan impor. Hal itu disampaikan menyusul keputusan pemerintah menaikkan anggaran riset dari sekitar Rp8 triliun menjadi Rp12 triliun dalam APBN 2026.
“Anggaran riset yang meningkat harus dimanfaatkan untuk mendorong kemandirian, terutama di sektor kesehatan yang selama ini masih bergantung pada impor,” kata Arzeti di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, tambahan anggaran riset merupakan peluang besar untuk memperkuat industri farmasi dan alat kesehatan nasional. Menurutnya, riset yang terarah dapat menghasilkan inovasi dalam negeri sekaligus menekan biaya kesehatan jangka panjang.
Arzeti menyoroti kekayaan biodiversitas Indonesia yang belum dimanfaatkan secara optimal. Ia mendorong pengembangan riset berbasis potensi lokal, termasuk obat tradisional dan bahan alam, agar dapat diolah secara ilmiah dan terintegrasi ke dalam sistem kesehatan nasional.
“Indonesia punya sumber daya alam dan herbal yang luar biasa. Jika ditopang riset yang kuat, ini bisa menjadi solusi kesehatan sekaligus penggerak ekonomi,” ujarnya.
Selain itu, Arzeti menilai kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan industri kesehatan perlu diperkuat. Sinergi tersebut dinilai krusial untuk mempercepat inovasi, alih teknologi, dan memperluas daya saing produk kesehatan nasional di tingkat global.
Ia juga mengingatkan agar riset kesehatan tidak berhenti pada kajian akademik semata, tetapi diarahkan pada riset terapan yang langsung menjawab kebutuhan masyarakat, seperti penanganan penyakit endemik, penguatan laboratorium, serta kesiapsiagaan menghadapi kedaruratan kesehatan.
“Kalau riset kita kuat dan mandiri, ketahanan kesehatan nasional akan jauh lebih kokoh. Ini yang harus menjadi tujuan utama dari kenaikan anggaran riset,” tutup Arzeti (red)
Berita terkait
Habib Syarief: Kemendikdasmen Harus Usut Tuntas...
Kaisar Abu Hanifah: Bonus Demografi Terancam...
Usman Husin: Bantuan Kapal Nelayan Harus...
Sari Yuliati: DPR Kawal UU Haji...
Mafirion: Negara Wajib Hadir Lindungi Korban...
Gus Hilman: PTS Tertekan, Kebijakan Kampus...
Berita Terbaru
Habib Syarief: Kemendikdasmen Harus Usut Tuntas...
Kaisar Abu Hanifah: Bonus Demografi Terancam...
