Berita Senayan
Network

Candaan Bahlil Palu Jatuh Warnai Rapimnas Golkar

Muhammad Shofa
Laporan Muhammad Shofa
Minggu, 21 Desember 2025, 01:26:56 WIB
Candaan Bahlil Palu Jatuh Warnai Rapimnas Golkar
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam acara Rapimnas I Partai Golkar yang digelar di Sekretariat DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, pada Sabtu (20/12). Sumber foto : KOMPAS



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Suasana pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Sekretariat DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (20/12), sempat diwarnai candaan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, ketika sebuah palu tiba-tiba terjatuh saat ia tengah berpidato.

Peristiwa itu terjadi ketika Bahlil sedang berbicara serius mengenai pengelolaan partai dan kepentingan negara. Ia pun langsung merespons kejadian tersebut dengan humor yang mengundang tawa peserta Rapimnas.

“Begitu kita bicara negara, palu jatuh. Berarti mungkin palu pun ingin ikut bicara,” ujar Bahlil sambil tersenyum, disambut gelak tawa hadirin.

Bahlil melanjutkan candaannya dengan mengatakan seolah-olah palu tersebut ikut memprotes pengelolaan partai yang terkadang dinilai tidak berpihak pada kepentingan negara. Bahkan, ia berseloroh bahwa palu itu ingin melakukan interupsi.

“Jangankan peserta Rapimnas, palu pun protes. Untung dia tidak bisa bicara, kalau bisa, palu pun ikutan interupsi,” katanya.

Di balik candaan tersebut, Bahlil menegaskan pesan serius bahwa Partai Golkar tidak boleh dijadikan alat untuk memperjuangkan kepentingan kelompok tertentu, termasuk kelompok bisnis. Menurutnya, Golkar harus kembali pada tujuan utama perjuangan, yakni memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan kepentingan bangsa.

Ia juga menegaskan komitmen pribadinya sebagai Ketua Umum untuk tidak memanfaatkan partai demi kepentingan pribadi maupun usaha. Bahlil bahkan meminta seluruh kader, termasuk anggota fraksi, untuk mengingatkannya jika suatu saat ia keluar dari prinsip tersebut.

“Saya tidak akan pernah menjadikan Partai Golkar untuk mengurus kepentingan pribadi saya. Tolong ingatkan saya,” tegasnya.

Candaan spontan Bahlil tentang palu yang jatuh itu pun menjadi momen ringan di tengah forum serius Rapimnas, sekaligus mempertegas pesan moral tentang integritas, kepemimpinan, dan arah perjuangan Partai Golkar ke depan (red)