Berita Senayan
Network

Lalu Hadrian Dorong Hadirnya Psikolog Profesional di Sekolah

Redaksi
Laporan Redaksi
Senin, 17 November 2025, 15:39:01 WIB
Lalu Hadrian Dorong Hadirnya Psikolog Profesional di Sekolah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani,



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyambut baik kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mewajibkan seluruh guru menjalankan peran bimbingan konseling (BK). Namun, ia menegaskan bahwa kehadiran psikolog profesional tetap menjadi kebutuhan mendesak di setiap sekolah.

“Kebijakan ini langkah maju dalam memperkuat pendidikan karakter dan kesejahteraan emosional siswa. Apalagi sekarang marak kasus bullying di sekolah,” ujar Lalu Hadrian Irfani, Senin (17/11/2025).

Menurut Lalu, pendampingan psikologis memerlukan kompetensi khusus yang tidak bisa digantikan hanya dengan penugasan tambahan kepada guru.
“Guru memang harus membentuk karakter siswa, tetapi bimbingan konseling bukan tugas yang bisa dijalankan tanpa bekal psikologis. Karena itu negara harus memastikan bahwa setiap sekolah memiliki psikolog atau konselor tetap,” tuturnya.

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa guru diharapkan mampu menjalankan peran ganda, termasuk menjadi konselor bagi siswa. Pemerintah juga menyiapkan pelatihan khusus BK bagi guru sebagai dasar kebijakan tersebut.

Lalu menegaskan, dalam sistem pendidikan modern, psikolog sekolah adalah pilar utama, bukan pelengkap.
“Guru mengajar dengan hati, tetapi psikolog membantu menjaga agar hati anak tetap kuat. Tanpa sinergi keduanya, sekolah bisa menjadi tempat tekanan, bukan tempat pertumbuhan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti praktik di negara maju yang mensyaratkan minimal satu psikolog atau konselor untuk setiap 250 siswa, sementara Indonesia masih jauh tertinggal dalam penyediaannya.

“Maka BK tidak boleh menjadi formalitas administrasi. Dalam pendidikan modern, BK seharusnya menjadi ruang aman dan ruang penyembuhan, tempat siswa dapat berbicara tanpa rasa takut atau penilaian,” tambah Legislator dari Dapil NTB II itu.

Menyoal maraknya kasus perundungan hingga meningkatnya angka bunuh diri pelajar, Lalu menyebut kondisi tersebut sebagai alarm serius bagi negara untuk hadir secara konkret di sekolah.

Ia mendorong pemerintah memimpin gerakan nasional menuju “Sekolah Ramah Mental” dengan menghadirkan sistem pencegahan perundungan, layanan kesehatan jiwa, dan unit layanan psikososial di setiap satuan pendidikan.

“Guru harus diberi pelatihan dasar psikologi anak dan deteksi dini, sementara psikolog profesional harus hadir sebagai pendamping inti di setiap sekolah,” tutupnya (red)


Berita terkait

Kekerasan Anak di Sekolah Meningkat, DPR Kritik Lemahnya Antisipasi
Kekerasan Anak di Sekolah Meningkat, DPR...
26 November 2025, 15:23:36
Geger Ibu Hamil Meninggal Usai Ditolak RS, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh
Geger Ibu Hamil Meninggal Usai Ditolak...
26 November 2025, 12:35:39
Selly Desak Revisi Jadwal Masyair Demi Keselamatan Jemaah
Selly Desak Revisi Jadwal Masyair Demi...
25 November 2025, 17:17:29
Rina Sa’adah Desak Usut Tuntas Kasus Beras Ilegal
Rina Sa’adah Desak Usut Tuntas Kasus...
25 November 2025, 14:05:35