Berita Senayan
Network

Ma’ruf Amin Ingatkan Santri Waspadai Zaman Penuh Hoaks

Redaksi
Laporan Redaksi
Kamis, 23 Oktober 2025, 21:05:00 WIB
Ma’ruf Amin Ingatkan Santri Waspadai Zaman Penuh Hoaks
Ma'ruf Amin saat menyampaikan sambutan saat diresmikannya Formula Santri di Jakarta, Kamis (23/10)



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia Ma’ruf Amin mengingatkan para ulama dan santri agar tidak lengah menghadapi tantangan era digital yang penuh disinformasi dan kekacauan informasi.

Peringatan itu disampaikan Ma’ruf saat meresmikan Forum Musyawarah Ulama & Santri (Formula Santri) di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (23/10), bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar.

“Kiai harus lebih mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara, mencerahkan pemikiran masyarakat di era post-truth, atau saya menyebutnya zamanul iltibas — zaman penuh kesamaran, disrupsi, dan hoaks,” kata Ma’ruf Amin dalam pidatonya.

Menurut Ma’ruf, kondisi masyarakat saat ini dihadapkan pada banjir informasi yang sulit disaring antara kebenaran dan kebohongan. Karena itu, santri dan ulama harus menjadi garda terdepan meluruskan narasi dan menjaga akal sehat umat.

Wapres Ma’ruf menjelaskan, Formula Santri dibentuk sebagai wadah dialog, musyawarah, dan silaturahim antarulama, kiai, serta santri lintas organisasi dan generasi.

“Forum ini bukan ormas atau wadah politik. Tapi tempat untuk bermusyawarah, bertukar gagasan, dan mencari solusi dari berbagai persoalan masyarakat agar tidak tersesat arah,” ujar Ma’ruf.

Mantan Ketua Umum MUI itu menegaskan, ulama dan santri tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan pelaku aktif dalam membangun peradaban bangsa.

“Ulama dan santri harus menjadi fa’il, bukan maf’ulbih. Harus memberi pencerahan di semua sendi kehidupan,” tambahnya.

Nasaruddin Umar: Perkuat Islam Moderat dan Cegah Radikalisme

Di tempat yang sama, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut positif lahirnya Formula Santri. Ia menyebut forum tersebut sebagai wadah strategis untuk memperkuat Islam moderat (washatiyah) sekaligus menangkal ekstremisme dan disinformasi yang kian masif di dunia maya.

“Semakin banyak ulama dan santri yang turun langsung membersamai umat, semakin kuat ketahanan moral bangsa,” ucap Nasaruddin.

Dalam peresmian itu, Ketua Formula Santri Arif Fahrudin membacakan lima butir deklarasi yang menekankan pentingnya ukhuwah lintas pesantren, kemandirian ekonomi umat, serta penjagaan marwah ulama dan pesantren sebagai benteng moral bangsa.

“Formula Santri bukan hanya wadah, tapi gerakan hati dan pikiran untuk menghidupkan kembali ruh keislaman di tengah umat,” ujar Arif.


Berita terkait

Demokrasi di Ambang Retak: Ketika PBNU Menjadi Cermin Krisis Politik Nasional
Demokrasi di Ambang Retak: Ketika PBNU...
28 November 2025, 00:21:14
Biaya Gerai Koperasi Merah Putih Dinilai Terlalu Tinggi
Biaya Gerai Koperasi Merah Putih Dinilai...
27 November 2025, 15:24:11
Badko HMI Jawa Timur Audiensi Dengan BKD Jatim : Dorong Sinergi, Transparansi dan Penguatan Integritas ASN
Badko HMI Jawa Timur Audiensi Dengan...
27 November 2025, 10:24:34
DR. Dhifla Nilai KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat
DR. Dhifla Nilai KUHAP Baru Perkuat...
25 November 2025, 20:00:48
Kohati Ushuluddin Gelar Bedah PDK I : Langkah Awal Eksistensi Peran Perempuan
Kohati Ushuluddin Gelar Bedah PDK I...
23 November 2025, 02:18:01