Berita Senayan
Network

Hasto Apresiasi Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren Kemenag

Redaksi
Laporan Redaksi
Rabu, 22 Oktober 2025, 22:05:16 WIB
Hasto Apresiasi Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren Kemenag
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyambut positif kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memerintahkan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

Menurut Hasto, langkah tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap peran besar santri dalam sejarah perjuangan bangsa sekaligus momentum memperkuat semangat kebangsaan di lingkungan pesantren.

“Itu suatu hal yang baik, karena kita lihat peran dari santri sangat penting. Bayangkan pada awal kemerdekaan kita mampu menggelorakan spirit itu,” ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025).

Hasto menegaskan, PDIP akan turut membantu pemerintah memperkuat Ditjen Pesantren, terutama dari sisi narasi patriotisme dan cinta tanah air, sebagai bagian dari dedikasi terhadap agama.

“PDI Perjuangan akan ikut memperkuat dari sisi narasinya — narasi patriotisme, narasi cinta tanah air — sebagai bagian juga dari dedikasi terhadap agama. Hubbul watan minal iman itu yang akan kita dorong,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hasto menyebut penguatan pesantren perlu dibarengi dengan pembangunan kesadaran kebangsaan dan kemajuan ilmu pengetahuan. Ia mengingatkan bahwa semangat tersebut sejalan dengan gagasan Bung Karno, yang menekankan pentingnya sinergi antara Islam dan sains.

“Bung Karno mengatakan Islam harus bersekutu juga dengan ilmu pengetahuan. Karena itu pesantren-pesantren harus menjadi motor kemajuan bangsa,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden Prabowo telah memberi restu kepada Kemenag untuk membentuk Ditjen Pondok Pesantren.

Menurut Prasetyo, kebijakan ini bermula dari tragedi ambruknya bangunan Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, yang menelan korban jiwa. Kejadian tersebut membuat pemerintah berkomitmen untuk memberikan perhatian lebih terhadap sekitar 42.000 pondok pesantren di seluruh Indonesia.

“Dari peristiwa itu kita menyadari bahwa pemerintah perlu memberikan perhatian lebih kepada pondok pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian pada keamanan infrastruktur pesantren. Kementerian Pekerjaan Umum diminta melakukan asesmen teknis terhadap bangunan pesantren agar memenuhi standar keselamatan.

“Termasuk rumah-rumah ibadah lainnya seperti masjid, musala, gereja, dan tempat ibadah lain juga akan dipastikan keamanan teknis sipilnya sesuai standar,” tutup Prasetyo (red).


Berita terkait

PIRA Wujudkan Amanat Prabowo Lewat Aksi Sosial Berkelanjutan
PIRA Wujudkan Amanat Prabowo Lewat Aksi...
24 November 2025, 18:12:06
Rustini Gaungkan Gerakan Ayo Membaca di Maluku Tengah
Rustini Gaungkan Gerakan Ayo Membaca di...
16 November 2025, 12:07:50