Warga Desa Ketapang Dituduh Mencuri Sawit di Tanah Sendiri
Kamis, 02 Oktober 2025, 08:04:31 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ironis! Warga tiga desa di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, justru dituduh mencuri oleh perusahaan sawit di atas tanah warisan mereka sendiri. Tuduhan itu mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI, Rabu (1/10), yang menghadirkan kuasa hukum dan perwakilan masyarakat.
Perusahaan sawit yang dimaksud antara lain PT Budidaya Agro Lestari (BAL), PT Sandika Natapalma (SNP), dan PT Prakarsa Tani Sejati (PTS), yang berafiliasi dengan Minamas Group asal Malaysia.
“Selama puluhan tahun masyarakat kami dirampas tanahnya. Tetapi yang dituduhkan justru mereka mencuri sawit. Padahal yang mencuri itu perusahaan, menggarap lahan di luar HGU,” tegas kuasa hukum warga, Yudhi Rijali Muslim, SH, MH, di ruang rapat Komisi III DPR.
Menurutnya, perusahaan kerap memainkan skenario lama: melabeli warga sebagai pencuri sawit. Padahal, masyarakat yang melakukan aksi pendudukan lahan dengan itikad baik tidak pernah menyentuh apalagi memetik buah sawit.
“Warga hanya menguasai kembali tanah yang jadi hak mereka. Tidak ada satu butir sawit pun yang dipanen. Tapi perusahaan sengaja menggiring opini bahwa masyarakat mencuri. Itu kriminalisasi yang kejam,” ujarnya.
DPR Diminta Bertindak Tegas
Warga dari Desa Teluk Bayur, Sukakarya, dan Planjaujaya meminta Komisi III DPR untuk segera turun tangan menghentikan praktik kriminalisasi oleh perusahaan.
“Kami datang ke sini bukan sekadar mengadu, tapi meminta negara hadir. Jangan biarkan rakyat terus diintimidasi dengan tuduhan pencurian,” kata salah satu kepala desa yang hadir.
Komisi III DPR RI berjanji akan mengawal kasus ini, termasuk memanggil perusahaan sawit dan kementerian terkait (red).
Berita terkait
Milenials Freedom Deklarasikan Dukungan ke Abah...
Demokrasi di Ambang Retak: Ketika PBNU...
Biaya Gerai Koperasi Merah Putih Dinilai...
Badko HMI Jawa Timur Audiensi Dengan...
DR. Dhifla Nilai KUHAP Baru Perkuat...
Kohati Ushuluddin Gelar Bedah PDK I...
Berita Terbaru
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
