Kaisar Dirikan Posko Bantu Korban Longsor Cibeunying Cilacap
Sabtu, 15 November 2025, 18:57:06 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi XI DPR RI, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra, bergerak cepat membantu para korban bencana longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Melalui relawannya, Sobat Kaisar, ia mendirikan posko bantuan dan dapur umum bagi warga yang mengungsi sejak terjadinya longsor pada Kamis (13/11/2025).
Posko tersebut menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan dan layanan kesehatan bagi warga terdampak.
“Di sana sudah terbangun posko dapur umum dan fasilitas kesehatan untuk saudara-saudara kita di dapil,” ujar Kaisar saat dikonfirmasi, Sabtu (15/11/2025).
Politikus PDIP itu juga menyampaikan rencananya untuk hadir langsung ke lokasi bencana pada Minggu (16/11/2025).
“Insyaallah besok saya sudah bisa berada di tengah-tengah saudara kita yang sedang dilanda musibah,” ujarnya. Kaisar menambahkan, kunjungan tersebut akan digunakan untuk melihat langsung kondisi lapangan dan mengidentifikasi kebutuhan lanjutan bagi warga.
“Nanti saya akan cek di lokasi, sekiranya apa yang perlu menjadi perhatian kita berikutnya agar musibah seperti ini bisa diantisipasi dan memiliki mitigasi,” katanya.
Longsor yang terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB itu menimbun permukiman warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut. Berdasarkan data sementara, total korban mencapai 46 orang, terdiri atas 23 orang selamat, 2 meninggal dunia, dan 21 orang hilang.
Tiga warga—Maya, Haryanto, dan Andi—dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dirawat di RSUD Majenang.
Material longsor merusak 12 rumah dan mengancam 16 rumah lainnya di area seluas 6,5 hektare. Tanah longsor menyebabkan penurunan permukaan hingga 2 meter serta retakan sepanjang 25 meter.
Hingga Jumat (14/11), pukul 11.00 WIB, tiga korban kembali ditemukan meninggal dunia, yaitu Julia Lestari (20), Maya Dwi Lestari (15), dan Yuni (45), seluruhnya berasal dari Dusun Tarukahan. Sebanyak 20 warga masih dalam pencarian.
Operasi SAR Diperkuat Anjing Pelacak dan Alat Berat
Upaya pencarian diperkuat dengan pengerahan 9 anjing pelacak dari Kantor SAR Cilacap dan Polda Jawa Tengah. Alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi.
“Sembilan anjing pelacak diterjunkan untuk membantu mempercepat pencarian di titik-titik yang sulit dijangkau,” kata Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhammad Abdullah.
Personel gabungan dari berbagai instansi masih mencari 20 warga yang hilang, terdiri atas enam warga Dusun Tarukahan dan 14 warga Dusun Cibuyut.
Operasi SAR dilakukan di lima zona pencarian:
-
A-1: 3 orang dalam pencarian
-
A-2: 7 orang
-
A-3: 4 orang
-
B-1: 4 orang
-
B-2: 2 orang
“Posko terpadu terus memperkuat koordinasi lintas instansi untuk memastikan distribusi logistik, peralatan pencarian, serta dukungan medis bagi petugas berjalan optimal,” ujar Abdullah (red)
Berita terkait
RUU Komoditas Strategis Dinilai Abaikan Potensi...
Kekerasan Anak di Sekolah Meningkat, DPR...
Geger Ibu Hamil Meninggal Usai Ditolak...
Selly Desak Revisi Jadwal Masyair Demi...
DPR Minta SOP Anti-Bullying Diterapkan di...
Rina Sa’adah Desak Usut Tuntas Kasus...
Berita Terbaru
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
