Berita Senayan
Network

Abdul Fikri Faqih Desak Pemerintah Perkuat Pengelolaan Sampah

Redaksi
Laporan Redaksi
Minggu, 02 November 2025, 21:08:50 WIB
Abdul Fikri Faqih Desak Pemerintah Perkuat Pengelolaan Sampah
Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih



TEGAL, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mendesak pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten untuk segera memasukkan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat dalam kebijakan lingkungan. Dorongan ini ia sampaikan setelah melakukan kunjungan reses dan berdialog dengan puluhan pengelola Bank Sampah Sampurna Berkah di Kecamatan Dukuh Turi, Tegal, pada Oktober 2025.

Fikri menegaskan bahwa tanpa pelibatan aktif masyarakat, pemerintah daerah tidak akan mampu menanggulangi persoalan sampah yang kian meningkat. Kabupaten Tegal diketahui menghasilkan lebih dari 670 ton sampah per hari, sehingga pola kerja sama dengan komunitas peduli lingkungan menjadi kebutuhan mendesak.

“Kalau tidak ada tindak lanjut, edukasi, dan kepedulian masyarakat, serta tanpa pengelolaan sampah berbasis masyarakat, saya kira pemerintah akan kesulitan,” ujar Fikri di Tegal, Jawa Tengah, Minggu (2/11/2025).

Politisi PKS tersebut juga menyoroti berbagai kendala yang dihadapi Bank Sampah Sampurna Berkah, mulai dari kurangnya armada hingga minimnya dukungan inovasi. Ia mencontohkan upaya kreatif pengelola yang mampu mengepres sampah kain menjadi material menyerupai batako, namun belum mendapatkan dukungan lintas sektor.

“Inovasi seperti sampah kain yang dipress menjadi batu bata atau batako ini seharusnya dihubungkan tidak hanya dengan Dinas Lingkungan Hidup, tetapi juga Dinas Perindustrian,” jelasnya. Ia menekankan potensi industri Kabupaten Tegal yang dikenal sebagai “Jepangnya Indonesia”.

Fikri menyimpulkan bahwa komunitas bank sampah merupakan “jalan luar biasa” yang seharusnya mendapat perhatian serius dari pemerintah di semua level.

“Pemerintah daerah, provinsi, dan pusat harus peduli pada pengelolaan sampah berbasis masyarakat, karena masyarakat sudah mau peduli,” tegasnya.

Sementara itu, Sofie, Koordinator Bank Sampah Sampurna Berkah, mengungkapkan bahwa komunitasnya berdiri sejak 2018 dengan misi mengedukasi warga agar tidak membuang sampah ke sungai atau membakarnya. Ia melihat peluang besar untuk mengajak ibu-ibu mengembangkan kegiatan daur ulang demi lingkungan yang lebih sehat (red)