Berita Senayan
Network

Sarmuji Sebut Gizi Baik Jadi Investasi Indonesia Emas

Redaksi
Laporan Redaksi
Kamis, 30 Oktober 2025, 14:57:17 WIB
Sarmuji Sebut Gizi Baik Jadi Investasi Indonesia Emas
Anggota Komisi VI DPR RI, M. Sarmuji (kedua dari kanan)



BLITAR, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi VI DPR RI M. Sarmuji menegaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik bagi masyarakat adalah investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar oleh Komisi VI DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Aula Terbuka MI Miftahul Huda, Tawangrejo, Blitar, Jawa Timur.

Menurut Sarmuji, tujuan utama Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar memberikan makanan, tetapi juga memastikan bahwa asupan dan pengetahuan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, terpenuhi dengan baik.

“Kita ingin generasi penerus memiliki gizi yang cukup agar mampu bersaing di masa depan. Dengan SDM yang sehat dan cerdas, Indonesia akan semakin siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045,” ujar Sarmuji dalam keterangan yang dikutip Parlementaria, Rabu (29/10/2025).

Program MBG, lanjutnya, merupakan langkah strategis untuk mengatasi persoalan gizi kronis seperti stunting, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat.

“Program ini bukan hanya bantuan pangan, tapi upaya menciptakan manusia Indonesia yang sehat lahir batin. Kalau gizinya cukup, anak-anak akan tumbuh cerdas, produktif, dan siap menghadapi masa depan,” tegasnya.

Perwakilan Badan Gizi Nasional, Ade Tias Maulana, menjelaskan bahwa BGN memiliki sistem pengawasan digital untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Kami mengontrol penggunaan anggaran dengan arsitektur digital agar sesuai tujuan. MBG juga memiliki standar ketat, mulai dari kecukupan kalori hingga keamanan pangan,” jelas Ade.

Selain dampak kesehatan, Program MBG juga memberi efek ekonomi positif melalui pemanfaatan produk lokal dan penciptaan lapangan kerja di sektor pangan daerah.

“Makan Bergizi Gratis identik dengan produk lokal. Jadi kita tidak hanya menyehatkan masyarakat, tapi juga menggerakkan ekonomi daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Timur Jairi Irawan menilai bahwa kehadiran BGN dalam program ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi nasional.

“Gizi adalah pondasi kualitas SDM. Melalui MBG, kita membangun generasi yang sehat secara fisik dan mental,” ujarnya.

Sarmuji menutup dengan ajakan agar masyarakat menjadikan pola makan bergizi sebagai gaya hidup sehari-hari, bukan sekadar program pemerintah.

“Pembangunan bangsa tidak cukup dengan infrastruktur, tapi harus dimulai dari manusia yang sehat dan bergizi baik,” pungkasnya (red)