Bahlil Tegaskan Kritik Sah Asal Tak Rasis
Jumat, 24 Oktober 2025, 22:38:51 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN– Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan dirinya tidak anti terhadap kritik publik, termasuk yang disampaikan melalui media sosial. Namun, ia mengingatkan agar kritik tidak berubah menjadi hinaan pribadi, apalagi bernuansa rasis.
“Kalau kritis kebijakan itu nggak apa-apa. Tapi kalau sudah pribadi, sudah mengarah ke rasis, itu menurut saya nggak baguslah,” kata Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (24/10/2025).
Pernyataan ini disampaikan Bahlil setelah muncul kabar bahwa organisasi sayap Partai Golkar berencana melaporkan sejumlah akun media sosial yang dianggap menghina dirinya lewat unggahan meme.
Meski demikian, Bahlil menegaskan tidak ingin memperpanjang persoalan tersebut dan telah memaafkan pihak-pihak yang membuat meme tentang dirinya.
“Kalau ada yang meme-meme apa, udahlah saya maafkanlah. Nggak apa-apa kok,” ujarnya.
Bahlil juga mengaku tidak merasa terganggu dengan ejekan pribadi yang ditujukan kepadanya. Ia menyebut sudah terbiasa menghadapi hinaan sejak masa kecil karena berasal dari keluarga sederhana.
“Saya anak orang kampung. Ibu saya buruh cuci, ayah saya buruh bangunan. Jadi kalau dihina, saya sudah biasa,” tutur Bahlil.
Selain itu, ia mengungkapkan telah meminta Sekjen Golkar M. Sarmuji untuk berbicara dengan organisasi-organisasi sayap partai agar tidak melanjutkan rencana pelaporan ke pihak kepolisian.
“Saya akan minta adik-adik organisasi itu untuk sudah. Kalau sudah ada yang minta maaf, ya maafkan saja. Jangan diperpanjang lagi,” ucapnya.
Sebelumnya, diketahui DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) melaporkan sekitar 30 akun media sosial ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Bahlil. Sementara Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) melakukan konsultasi di Polda Metro Jaya terkait hal serupa.
Menanggapi hal tersebut, Sekjen Partai Golkar M. Sarmuji menegaskan pelaporan itu tidak berasal dari instruksi partai.
“Nggak ada arahan dari partai. Mereka bertindak atas inisiatif sendiri,” kata Sarmuji di Kantor DPP Golkar, Rabu (22/10).
Dengan pernyataan maaf dan seruan agar kritik disampaikan secara santun, Bahlil ingin menunjukkan bahwa dirinya terbuka terhadap masukan publik, namun tetap mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam berpendapat di ruang digital (red)
Berita terkait
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
Transmigrasi Patriot Libatkan 2.000 Peneliti Kaji...
PIRA Wujudkan Amanat Prabowo Lewat Aksi...
Pengajian Al-Hidayah Ajak Lansia Hidup Sehat...
Rustini Gaungkan Gerakan Ayo Membaca di...
Berita Terbaru
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
