MoU Lemhannas dan Al Hidayah Perkuat Ketahanan Digital
Selasa, 21 Oktober 2025, 20:39:21 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN- Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) dan DPP Pengajian Al-Hidayah resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang kerja sama penguatan ketahanan sosial, nasional, dan literasi digital di era disrupsi teknologi.
Penandatanganan MoU berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (21/10), dalam rangkaian Muktamar ke-IX DPP Pengajian Al-Hidayah yang turut dihadiri ratusan peserta dari berbagai provinsi.
Kerja sama strategis ini menandai langkah penting antara lembaga negara dan organisasi perempuan Islam dalam membangun ketahanan bangsa berbasis nilai-nilai kebangsaan, moralitas, dan literasi digital.
Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si, menegaskan bahwa di tengah derasnya arus informasi, perempuan dan keluarga memiliki peran vital sebagai penjaga nilai kebangsaan dan ketahanan sosial.
“Lemhannas melihat pentingnya kolaborasi dengan organisasi masyarakat seperti Pengajian Al-Hidayah. Mereka adalah garda terdepan dalam membangun kesadaran kebangsaan di level keluarga dan komunitas,” ujar Ace Hasan.
MoU antara Lemhannas dan Al-Hidayah mencakup program penguatan wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, pelatihan literasi digital, serta pembinaan kader perempuan di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, menyampaikan bahwa kerja sama ini akan menjadi fondasi kuat untuk meningkatkan kapasitas kader menghadapi tantangan era digital tanpa kehilangan jati diri bangsa.
“Kami ingin memastikan kader Al-Hidayah memiliki kemampuan digital yang mumpuni sekaligus berpegang teguh pada nilai kebangsaan. Dengan dukungan Lemhannas, kami optimis akan lahir generasi perempuan tangguh dan berdaya,” ujar Hetifah.
Melalui kolaborasi ini, kedua institusi sepakat membentuk jaringan pendidikan dan pelatihan berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan nasional berbasis keluarga dan masyarakat.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya tahan sosial bangsa dalam menghadapi disrupsi digital sekaligus meneguhkan peran Pengajian Al-Hidayah sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun Indonesia Maju (red)
Berita terkait
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
Transmigrasi Patriot Libatkan 2.000 Peneliti Kaji...
PIRA Wujudkan Amanat Prabowo Lewat Aksi...
Pengajian Al-Hidayah Ajak Lansia Hidup Sehat...
Rustini Gaungkan Gerakan Ayo Membaca di...
Berita Terbaru
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
